Terkini Daerah

RS Polri Pastikan Perempuan yang Lepas Anjing di Masjid Idap Gangguan Jiwa

Selasa, 2 Juli 2019 23:22 WIB
TribunJakarta

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUN-VIDEO.COM, KRAMAT JATI - Hasil pemeriksaan kejiwaan tim dokter RS Polri terhadap SM (52), yang melepas anjingnya di Masjid di Kabupaten Bogor pada Minggu (30/6/2019) kini sudah keluar.

Kepala Rumah Sakit (Karumkit) RS Polri Brigjen Musyafak mengatakan SM dipastikan mengidap gangguan jiwa setelah pihaknya melakukan observasi medis sejak Senin (1/7/2019).

Hasil observasi kejiwaan SM juga diperkuat dengan pernyataan dokter jiwa RS Siloam Bogor dan RS Priemer Bintarilo yang pernah menangani SM.

"Dan memang dari hasil pengalaman penyakit dahulu ditangani dokter tersebut. Kemudian penanganan dari ahli kami, kami bisa simpulkan penyakit skizofrenia," kata Musyafak di RS Polri Kramat Jati, Selasa (2/7/2019).

Saat diantar penyidik Polres Kabupaten Bogor kemarin, Musyafak menuturkan SM dalam kondisi tak stabil sehingga tak bisa diwawancarai.

Baru setelah diberi suntikan penenang SM yang kini berstatus tersangka atau dijerat pasal 156a KUHP tentang Penodaan Agama bisa diwawancarai dokter.

"Pas datang pertamakali memang gelisah dan agak kurang stabil kemudian kami lakukan pemeriksaan sekaligus berikan penanganan dengan injeksi oleh dokter ahli psikiater, akhirnya agak tenang," ujarnya.

Perihal apakah SM mengingat telah melepas anjing di Masjid, Musyafak menuturkan proses wawancara yang dilakukan tim dokter tak membahas masalah itu.

Tim dokter gabungan yang beranggotakan 6 dokter jiwa itu fokus menangani kejiwaan SM guna menentukan pengobatan yang tepat bagi SM.

"Kita arahnya ke penyakitnya dan kelainan kejiwaannya supaya lebih stabil, supaya lebih membaik dan segera untuk proses perawatan selanjutnya," tuturnya.

Lantaran dipastikan mengidap gangguan jiwa, Musyafak menyarankan agar SM dirawat di RS Jiwa sehingga dapat ditangani dengan baik.

Dia menyarankan SM dirawat di RS Jiwa yang berlokasi di sekitar Bogor, namun hal itu menurutnya ditentukan pihak keluarga atau penyidik Satreskrim Polres Kabupaten Bogor.

"Kita arahkan ke rumah yang terdekat dengan rumah SM, yaitu di Bogor. Adapun pelaksanaannya apakah di Bogor, di Grogol yah ditentukan keluarga atau penyidik," lanjut Musyafak.(*)

ARTIKEL POPULER

Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan dari HP Melalui Aplikasi BPJSTKU, Bisa Kapan Pun dan di Mana Pun

Cara Cek Nomor Telkomsel di HP

Cara Cek Nomor Indosat di HP

TONTON JUGA:

Editor: Sigit Ariyanto
Video Production: Ramadhan Aji Prakoso
Sumber: TribunJakarta
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved