Terkini Daerah

Melawan saat Hendak Ditangkap, Pelaku Curanmor di Surabaya Ditembak Polisi hingga Tewas

Selasa, 2 Juli 2019 22:55 WIB
Surya

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa

TRIBUN-VIDEO.COM, SURABAYA - Polisi menembak mati seorang pencuri motor asal Kabupaten Sampang, Madura, Selasa (2/7/2019).

Pelaku bernama M Tuki (34), ditembak mati di wilayah Tambak Asri, Surabaya.

Dia meregang nyawa setelah peluru yang ditembakkan Unit Resmob Polrestabes Surabaya menembus dada kirinya.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Sandi Nugroho memaparkan penembakan yang dilakukan anggotanya tersebut sebagai tindakan tegas terukur.

Sebab pelaku sempat melarikan diri dan melawan menggunakan senjata tajam.

"Ketika dilakukan upaya penangkapan, pelaku mencoba melawan petugas dengan menggunakan sebilah senjata tajam," kata Sandi Nugroho di depan kamar mayat RSUD Dr Soetomo, Selasa (2/7/2019).

Pengejaran dan penangkapan tersebut dipaparkan Sandi sekitar pukul 23.00 WIB, saat itu pelaku hendak membawa kabur motor Honda Vario hasil curian.

Beberapa barang bukti disita polisi di antaranya satu unit motor hasil curian, beberapa kunci T yang digunakan untuk membuka kontak motor dan juga uang tunai.

"Tindakan tegas terukur mengakibatkan pelaku meninggal dunia saat dibawa ke rumah sakit," lanjutnya.

Kejar-kejaran di Makam

Kombes Pol Sandi Nugroho mengatakan penangkapan tersebut dilakukan setelah polisi mendapatkan ciri-ciri pelaku.

Saat polisi mengejar, pelaku sempat melarikan diri di makam Rangkah. Saat kejar-kejaran, polisi memberikan tembakan peringatan.

Namun pelaku tetap melarikan diri dan mengancam menggunakan senjata tajam.

"Sudah diberikan tembakan peringatan, pelaku mencoba melawan, mengeluarkan senjata tajam jenis pisau penghabisan," imbuhnya.

Sandi mengatakan, pelaku kerap beraksi berkelompok dengan modus yang berbeda di daerah Kalianak, Kandangan, Sememi Jaya, Sambi Kerep dan juga Sukolilo.

Tidak hanya beraksi 16 kali, pelaku dinilai sebagai bandit jalanan yang dikenal tega dengan menyimpan senjata tajam.

"Dari kejadian yang ada di Surabaya kami indikasikan dia beraksi enam kali. Sering kali meresahkan masyarakat, begal rampas di jalanan dan juga menggunakan kunci T," pungkas Sandi.

Lebih jauh, polisi juga menyebut bahwa M Tuki juga terlibat dalam sebuah sindikat pencurian motor.

Karena itu, polisi kini terus berusaha menangkap rekan-rekannya yang juga terlibat.

Dia menyebut, dari 16 aksi pencurian motor tersebut, Tuki terlibat dengan komplotan begal sadis yang tega melukai korbannya menggunakan senjata tajam.

"Semuanya mengarah pada kelompok, ada pola membegal, merampas di jalanan, merusak gembok menggunakan kunci T untuk mengambil curian motor," tambahnya.

Aksi terakhir yang dilakukan Tuki, terekam cctv. Dia bersama seorang pria berboncengan seusai mencuri motor.

Sandi menyebut, Tuki berperan sebagai eksekutor mengambil motor menggunakan kunci T.

Pelaku asal Sampang Madura tersebut kerap menyimpan senjata tajam saat berkeliling mencari sasaran dan mengambil motor curian.

"Untuk yang sudah teridentifikasi ada dua orang, satu tertangkap dan satu orang masih pengejaran. Tetapi dikaitkan pola, jam dan kejadian, ada pelaku lain. Mohon doanya mudah-mudahan segera kami ungkap," pungkas Sandi.(*)

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Begal dan Pencuri Motor Asal Sampang Madura Ditembak Mati Polisi di Surabaya

ARTIKEL POPULER

Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan dari HP Melalui Aplikasi BPJSTKU, Bisa Kapan Pun dan di Mana Pun

Cara Cek Nomor Telkomsel di HP

Cara Cek Nomor Indosat di HP

TONTON JUGA:

Editor: Sigit Ariyanto
Video Production: Ramadhan Aji Prakoso
Sumber: Surya
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved