Tribunnews WIKI

Luis Suarez - Penyerang Timnas Uruguay

Selasa, 2 Juli 2019 16:19 WIB
TribunnewsWiki

TRIBUN-VIDEO.COM - Luis Suarez adalah seorang pemain sepakbola asal Uruguay untuk klub FC Barcelona.

Pemilik nama lahir Luis Alberto Suarez Diaz ini bermain di posisi penyerang untuk klub tersebut.

Ia lahir pada tanggal 24 Januari 1987 di Salto, Uruguay.

Selain bermain untuk klub FC Barcelona, Lelaki yang akrab disapa Suarez ini juga merupakan anggota tim Nasional Uruguay.

Pria yang memiliki tinggi 181 cm ini adalah anak bungsu dari seorang ibu bernama Sandra Suarez dan seorang ayah bernama Rodolfo Suarez.

Pria berzodiak aquarius ini memiliki seorang saudara laki-laki bernama Paolo Suarez yang juga seorang pemain sepak bola.

Keluarganya kemudian pindah ke Montevidio untuk mencari pekerjaan saat Suarez masih berusia 7 tahun.

Suarez lahir dari keluarga miskin.

Ia memiliki 7 orang saudara.

Kakak tertuanya, Paolo Suarez, merupakan pesepakbola professional yang bermain untuk salah satu klub di Guatemala.

Masa kecil Suarez sangat akrab dengan kemiskinan, bahkan untuk membeli sepasang sepatu bola pun ia tak mampu.

Namun, Suarez sama sekali tak mempermasalahkan hal tersebut.

Karena kecintaanya pada sepak bola, ia terus bermain bola meski di jalanan.

Selain kemiskinan yang melanda, Suarez juga diterpa masalah lain, yaitu saat kedua orang tuanya memutuskan untuk berpisah.

Saat itu, usianya masih 9 tahun dan dirinya harus menjalani hari-hari sebagai anak yang tak benar-benar merasakan kasih sayang dari kudua orang tuanya.

Penderitaannya pun terus berlanjut.

Karena tak tahu bagaimana cara mencari makan, ia kemudian memilih untuk bekerja sebagai penyapu jalanan.

Awal Karier

Luis Suarez masih terus menggeluti hobinya untuk bermain bola dengan bergabung bersama Urreta FC.

Di timnya itu, Suarez mencetak hattrick pada pertandingan pertamanya.

Suarez datang sebagai pengganti dan berhasil mengejutkan banyak pihak.

Club Nacional

Berkat bakat luar biasanya, ia kemudian dikontrak oleh Club Nacional.

Suarez ditemukan oleh pemandu bakat akademi Nacional, Wilson Pirez.

Sambil menimba ilmu sepak bola, Suarez terus bekerja untuk bisa mengurangi beban keluarganya.

Suarez sempat berada di titik jenuh.

Meski masih berstatus sebagai talenta berbakat, emosinya hampir tak terkontrol.

Ia sering membuat ulah hingga minum minuman beralkohol dengan alasan mencari ketenangan.

Hingga pada akhirnya ada satu hal yang benar-benar merubah hidupnya.

Di usia 14 tahun, Suarez jatuh cinta dengan seorang wanita bernama Sofia.

Keduanya berkenalan dan menjalin hubungan spesial.

Sofia memberi dampak yang sangat positif bagi Suarez.

Dirinya mulai meninggalkan kebiasaan buruknya dan mencari pekerjaan lebih.

Hal ini ia lakukan untuk menabung demi bisa melanjutkan hubungannya dengan Sofia.

Suarez sadar bahwa dirinya hanyalah seorang pesepakbola amatir yang juga bekerja sebagai penyapu jalan.

Paling tidak, uang yang dikumpulkan bisa sedikit membantu merubah penampilannya.

Tak hanya hal tersebut, Sofia juga membantu Suarez untuk menjaga tubuhnya agar tetap bugar.

Wanita idamannya itu sering memberi Suarez makanan yang sehat dan mendorongnya untuk terus hidup sehat.

Dengan begitu, penampilannya akan terus membaik.

Dengan perlakuan luar biasa yang diberikan Sofia, penampilan hingga permainan Suarez terus berkembang.

Ia terus menunjukkan permainan terbaiknya bersama Club Nacional.

Semua masih berjalan indah sebelum akhirnya tepat pada tahun 2003, Sofia dan keluarganya memutuskan untuk pindah ke Spanyol.

Luiz Suarez benar-benar hancur, ia tak menyangka dengan apa yang baru saja terjadi.

Dengan tekad yang sangat besar, Suarez terus berlatih dan meningkatkan permainannya agar bisa menyusul wanita idamannya itu di Spanyol.

Usahanya tak sia-sia, bersama Nacional, Suarez berhasil menyarangkan 12 gol bagi timnya itu.

Penampilan luar biasanya itu ternyata menarik minat pelatih tim muda Uruguay.

Bersama Uruguay, Suarez berhasil masuk kedalam skuat yang berlaga di Piala Dunia U20.

Meski tak mampu meraih juara, ia tetap melakukan hal yang begitu luar biasa.

Groningen

Setelah ajang akbar tersebut, Suarez berhasil menarik minat klub Belanda, Groningen.

Dari sinilah harapan Suarez hadir.

Ia begitu bahagia karena pada akhirnya bisa bermain di Eropa.

Selain itu, Sofia juga menyusulnya ke Belanda.

Suarez hanya bermain sebentar dengan Groningen, manajemen menganggap bahwa mereka telah melakukan kesalahan besar karena merekrut Suarez.

Namun, Sofia terus mendorongnya hingga ia menemukan kembali penampilan terbaiknya.

Suarez sangat berterima kasih kepada Sofia.

Ajax Amsterdam

Dan, penampilan hebatnya pun berlanjut ke Ajax Amsterdam.

Suarez meneken kontrak dengan Ajax tepat pada tahun 2007.

Dua tahun kemudian, ia dan Sofia melangsungkan pernikahan.

Mereka dikaruniai dua orang anak bernama Benjamin dan Delfina.

Bersama Ajax, Suarez mulai muncul ke permukaan.

Kehebatannya banyak dilirik oleh klub besar Eropa.

Dia berhasil mencetak 111 gol dalam 159 pertandingannya bersama Ajax.

Karena penampilan impresifnya itu, Suarez masuk kedalam skuat Uruguay yang berlaga di Piala Dunia 2010.

Di ajang tersebut, Suarez sempat menimbulkan kontroversi karena ia melakukan handball dengan sengaja.

Namun, aksi kontroversinya itu justru membawa Uruguay melaju ke babak selanjutnya.

Di Afrika, Uruguay berhasil finish di empat besar.

Liverpool

Setelah turnamen akbar tersebut, Suarez resmi diboyong ke Anfield dengan mahar 22 juta euro.

Di Liverpool, penampilan Suarez benar-benar gemilang.

Ia mencetak banyak gol untuk membantu Liverpool dalam memenangi banyak laga.

Namun, ia sempat tercekal kasus rasisme.

Suarez dianggap bertindak rasis terhadap lawannya di Manchester United, Patrick Evra.

Meski gagal meraih juara Liga Primer dan terlibat aksi kontroversi, Suarez berhasil memenangkan gelar PFA Players’ Player of the Year dan The FWA Footballer of the Year.

Barcelona

Penampilannya itupun menarik minat klub Spanyol, FC Barcelona.

Karena ingin dekat dengan keluarga Sofia, Suarez tak pikir panjang.

Dirinya sukses menapakan kaki di Camp Nou dengan biaya sebesar 75 juta poundsterling.

Bersama Messi dan Neymar, Suarez sukses membentuk trio mematikan.

Suarez menjadi pilar penting dalam kesuksesan FC Barcelona dalam meraih trofi La Liga, Copa del Rey, dan Liga Champions Eropa.

Saat ini, ia masih menjadi andalan FC Barcelona dalam memenangi banyak gelar.

Selain bisa berkumpul dengan sang istri di Barcelona, Suarez juga sukses menjadi striker kelas wahid yang banyak ditakuti lawan.

Prestasi

Pada rentang 2007-2011, saat membela Ajax Amsterdam, Luis Suarez mencetak 111 gol dari 159 penampilannya di semua ajang kompetisi.

Suraez adalah pemain muda terbaik di tahun 2007 dan pemain terbaik liga Belanda di musim 2008-2009.

Suarez bahkan menyandang ban kapten Ajax Amsterdam di musim yang sama dan mencetak 35 gol dalam semusim dengan hanya 33 penampilan di semua ajang kompetisi. Di musim berikutnya, Suarez mencetak 49 gol.

Di 2011, Suarez berhasil mengantarkan Uruguay untuk merebut piala Copa Amerika. Di tahun yang sama ia juga berada di urutan keenam calon peraih FIFA Ballon d’Or.

Pada 2013 ini, Suarez dinobatkan sebagai pemain Uruguay dengan koleksi gol terbanyak sepanjang masa dengan total gol sebanyak 35 gol.

Dari tahun 2011 hingga musim lalu, pemain dengan nama lengkap Luis Alberto Suárez Díaz telah mencetak 38 gol dari 77 penampilannya bersama Liverpool di semua ajang kompetisi.

Klub :

Nacional
Primera División: 2005–2006

Ajax
Eredivisie: 2010–2011

KNVB Cup: 2009–2010

Liverpool
Football League Cup: 2011–2012

Barcelona
La Liga: 2014–2015, 2015–2016, 2017–2018, 2018–2019

Copa del Rey: 2014–2015, 2015–2016, 2016–2017, 2017–2018

Supercopa de España: 2016, 2018

UEFA Champions League: 2014–2015

UEFA Super Cup: 2015

FIFA Club World Cup: 2015

International :

Uruguay
Copa América: 2011

Individual :

Eredivisie Golden Boot: 2009–10

KNVB Cup top goalscorer: 2009–10

Dutch Footballer of the Year: 2009–10

Ajax Player of the Year: 2008–09, 2009–10

Ajax top goalscorer: 2008–09, 2009–10

Copa América Player of the Tournament: 2011

Statistik

2005–2006 : Nacional 27 penampilan (10 gol)

2006–2007 : Groningen 29 penampilan (10 gol)

2007–2011 : Ajax 110 penampilan (81 gol)

2011–2014 : Liverpool 110 penampilan (69 gol)

2014 - sekarang : Barcelona 163 penampilan (131 gol)

2007 -sekarang : Uruguay 110 (58 gol)

Fakta Menarik
1. Suarez pernah dijuluki "Kanibal dari Ajax", setelah menggigit bahu lawan ketika masih bermain untuk AJax.

Atas tindakan itu, Suarez diskors tujuh pertandingan.

Di Liverpool, ia menggigit tangan bek Chelsea Branislav Ivanovic, pada pertandingan Premier League, pada April 2013, yang membuatnya diskors sepuluh pertandingan.

Ia juga pernah diskors delapan pertandingan dan didenda 40.000 poundsterling karena melakukan pelecehan rasial kepada bek Manchester United, Patrice Evra, pada sebuah pertandingan pada musim 2011-2012.

2. Dengan dua gol ke gawang Inggris, Suarez telah mencetak 41 gol dalam 77 laga untuk Uruguay.

Hal itu menguatkan reputasinya sebagai salah satu penyerang terbaik, yang membukukan 31 gol untuk Liverpool pada Premier League 2013-2014 dan terpilih menjadi pemain terbaik versi Asosiasi Pesepak Bola Profesional.

Liverpool tentu bangga memiliki penyerang dengan kualitas seperti itu, tetapi di sisi lain, Liverpool mungkin akan menghadapi tantangan mempertahankan Suarez, karena menurut pemberitaan di Spanyol, Real Madrid berencana merekrut Suarez pada bursa transfer musim panas 2014.

3. Suarez tak akan pernah diterima di Ghana.

Pada Piala Dunia 2010, Luis Suarez menggunakan tangannya untuk mencegah tembakan akurat seorang pemain Ghana masuk gawang Uruguay.

Atas pelanggaran itu, Suarez diganjar kartu merah dan Ghana mendapatkan hadiah penalti.

Ketika Asamoah Gyan gagal mengubah penalti menjadi gol, Suarez bersorak-sorak di pinggir lapangan.

(Tribunnewswiki.com/Putradi Pamungkas)

Info Pribadi:
Nama Lengkap Luis Alberto Suárez Díaz
Tempat dan Tanggal Lahir Salto Uruguay, 24 Januari 1987
Profesi Pesepakbola
Posisi Penyerang
Tinggi 1.82 meter
Orangtua Rodolfo dan Sandra Suarez
Istri Sofía Balbi
Anak Delfina, Benjamin dan Lautaro

Video Production: Fikri Febriyanto

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Luis Suarez

ARTIKEL POPULER:

VIRAL OF THE DAY: 16 Wanita Bersuami Jadi Korban Satpam yang Berkedok TNI Gadungan

VIRAL OF THE DAY: Pria Menjarah Power Bank saat Pemiliknya Kena Musibah

Beredar di Facebook dan Viral Foto Macan Dahan Dikuliti

TONTON JUGA:

Editor: fajri digit sholikhawan
Video Production: Fikri Febriyanto
Sumber: TribunnewsWiki
Tags
   #Luis Suarez   #Uruguay   #FC Barcelona
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved