Tribunnews Update
Niat Kunjungi Korban Terdampak Perang, PM Thailand Malah Dikritik Langsung oleh Warganya Sendiri
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Perdana Menteri Thailand yang diskors, Paetongtarn Shinawatra mengunjungi korban perang di Provinsi Surin, Minggu (27/7/2025).
Sebagian warga mengapresiasi kedatangan Paetongtarn, namun ada pula yang mengecam.
Baca: PM Thailand Dikecam Warganya Sendiri saat Kunjungi Pengungsi, Dituduh Lambat Atasi Perang Kamboja
Dikutip dari Bangkok Post, Paetongtarn bermaksud ingin memberikan dukungan moral terhadap warganya yang terdampak perang Thailand-Kamboja.
Selain itu, pihaknya juga mendistribusikan bantuan kepada korban di tenda pengungsian.
Namun, seorang warga bernama Chayanuch dengan berani mengkritik Paetongtarn karena dianggap tidak peduli.
Menurutnya, respons pemerintah atas perang yang terjadi di perbatasan sangat lambat.
Baca: Rangkuman Perang Thailand-Kamboja: Laos Tembaki Tentara Phnom Penh hingga Komandan Militer Tewas
Ia menekankan bahwa seluruh negeri sedang menderita dan rakyat Thailand tidak boleh mati sia-sia.
Perempuan tersebut lantas meminta Paetongtarn untuk berpikir kembali dan bertindak lebih cepat demi rakyat.
"Saya ingin dia benar-benar membuka hatinya dan melihat betapa besar penderitaan yang kami alami," ungkapnya.
Sebelumnya, Paetongtarn telah diskors dari jabatannya sebagai perdana menteri sejak awal Juli 2025.
Baca: Jumlah Korban Tewas Perang Thailand-Kamboja Bertambah Jadi 33 Orang, Ratusan Ribu Warga Mengungsi
Hal ini buntut panggilan teleponnya yang kontroversial dengan Ketua Senat Kamboja, Hun Sen. (Tribun-Video.com)
Baca juga berita terkait di sini
Artikel ini telah tayang di Bangkok Post dengan judul, Pengungsi mengecam PM Thailand Paetongtarn karena ketidakpeduliannya
# TRIBUNNEWS UPDATE # Perdana Menteri # Thailand # Kamboja # perang # Paetongtarn Shinawatra
Reporter: Agung Tri Laksono
Video Production: Dedhi Ajib Ramadhani
Sumber: Sumber Lain
Tribunnews Update
Penyelamatan Pilot di Iran Dinilai Kedok, Mantan Analis CIA Bongkar Tujuan AS Curi 400 Kg Uranium
5 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman AS-Iran: Alarm Perang Besar ! AS Ambil Alih Teheran, IRGC Bersiap Pakai Senjata Pamungkas
5 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Jepang Turun Tangan! PM Takaichi Tawarkan Siap Buka Dialog dengan Iran di Tengah Krisis Hormuz
5 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Mentan Amran Pastikan Stok Beras RI Aman, Capai 4,6 Juta Ton di Tengah Ancaman Godzilla El Nino
5 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Iran Siapkan Jawaban soal Proposal 15 Poin Damai AS, Sebut Usulan dari Washington Berlebihan
5 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.