Jumat, 17 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Retaknya Persahabatan 33 Tahun Thaksin dan Hun Sen Picu Bentrok Perbatasan Thailand-Kamboja

Sabtu, 26 Juli 2025 10:05 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Hubungan erat selama lebih dari tiga dekade antara Perdana Menteri Thailand, Thaksin Shinawatra dan Perdana Menteri Kamboja, Hun Sen resmi berakhir.

Thaksin mengumumkan hal ini setelah putrinya disingkirkan dari jabatan politik akibat skandal telepon dengan Hun Sen.

Dilansir dari straits times, Sabtu (26/7) Persahabatan mereka sebelumnya dianggap sebagai pengikat hubungan Thailand-Kamboja di tengah sengketa perbatasan.

Namun kini, keretakan tersebut justru memicu konflik bersenjata di perbatasan kedua negara.

Bentrokan yang terjadi sejak 25 Juli telah menewaskan sedikitnya 16 orang dan memaksa ribuan warga mengungsi.

Baca: Kamboja Desak Gencatan Senjata Segera Tanpa Syarat, Thailand Isyaratkan Dialog Lewat Malaysia

Baca: Thailand Umumkan Darurat Militer di 8 Distrik, Peringatkan Kamboja untuk Hentikan Serangan

Para analis khawatir konflik bisa meluas karena ketegangan yang tak terkendali.

Hun Sen dituding memanfaatkan krisis politik di Thailand untuk menguatkan posisi putranya, Hun Manet.

Di sisi lain, Thaksin menghadapi tekanan politik dan tuduhan pencemaran nama baik kerajaan.

Kesepakatan energi yang dulu pernah mereka rancang pun kini tinggal kenangan.

Persahabatan yang dulu erat kini berubah menjadi permusuhan yang mengguncang kedua kawasan.

(Tribun-Video.com/Straitstimes.com)

Artikel ini telah tayang di Straitstimes.com dengan judul "Di balik bentrokan mematikan antara Thailand dan Kamboja, terdapat perselisihan sengit antara dua pemimpin dinasti"

Editor: Tri Hantoro
Reporter: Dayinta CitraReswari
Video Production: Nur Rohman Urip
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved