Selasa, 14 April 2026

Terkini Regional

Respons Dedi Mulyadi Kasus Siswa SMA 6 Garut yang Akhiri Hidup akibat Di-Bully, Langsung Bertindak

Jumat, 18 Juli 2025 17:36 WIB
Tribunnews Bogor

TRIBUN-VIDEO.COM - Curhatan terakhir siswa SMAN 6 Garut yang mengakhiri hidup karena diduga dibully teman dan guru di sekolah diungkap ibunda.

Siswa berinisial P (16) itu sempat mengurai curahan hatinya yang pilu setelah dua semester menjalani nasib yang miris di kelas.

Ternyata selama bersekolah di kelas 10, P memendam kepiluan lantaran diduga dirundung oleh teman-teman sekelas.

Tak cuma teman, P juga kabarnya dibully oleh dua guru yakni wali kelas dan guru fisika.

Sebelum meninggal dunia pada Senin (14/7/2025), P sempat curhat ke sang ibu, Fuji Lestari.

Dalam akun media sosialnya, Fuji Lestari pun membagikan video terakhir saat sang putra menceritakan perundungan yang dialaminya.

Kasus yang tengah viral di media sosial itu belakangan ditanggapi oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Tanpa tunggu waktu, Dedi langsung menemui ibunda korban.

Baca: LIVE: 3 Orang Tewas seusai Desak-desakan saat Acara Makan Gratis Nikahan Anak Dedi Mulyadi di Garut

Kepada Fuji, Dedi Mulyadi berjanji akan mempertemukan pihak korban dengan pihak sekolah.

"Saya akan menggali masalah ini sampai selesai. Artinya bisa jadi melibatkan dinas pendidikan provinsi maupun Polres Garut agar peristiwa serupa tidak terjadi lagi," ungkap Dedi Mulyadi.

"Sebenarnya saya enggak mau ke ranah hukum teh, nanti digali lagi semakin gini (sakit hati). Mediasi dulu sama sekolah aja, sementara mah," ujar Fuji.

"Jadi sementara tidak melibatkan kepolisian, melibatkan internal dulu, bertemu kepala sekolah," kata Dedi Mulyadi.

"Saya pengin mediasi dulu kayak gimana," pungkas ayah korban.

"Mediasinya langsung saya yang pimpin, biar semuanya selesai. Nanti saya akan mengundang pihak sekolah dan ibu. Ibu bersedia kalau bertemu di Bandung, nanti kita fasilitasi," sambung Dedi.

Bukan cuma itu, Dedi juga mengambil langkah tegas kepada kepala sekolah SMAN 6 Garut.

Dedi menonaktifkan sementara kepala sekolah tersebut.

Hal itu dilakukan agar pengungkapan kasus dugaan pembullyan siswa di SMAN 6 Garut bisa dijalankan hingga tuntas.

"Untuk mewujudkan seluruh rangkaian ini berlaku secara transparan maka kepala sekolahnya kita nonaktifkan sementara sampai pemeriksaannya selesai," ujar Dedi Mulyadi.

Baca: Reaksi Dedi Mulyadi Syok, Ketua RT Gen Z yang Viral Tolak Amplop Tebal dari Gubernur KDM saat Ketemu

(*)
Artikel ini telah tayang di TribunnewsBogor.com dengan judul Curhat Terakhir Siswa Garut yang Akhiri Hidup Diduga Karena Dibully Guru, KDM Ambil Langkah Tegas

Editor: Erwin Joko Prasetyo
Video Production: Muhammad Ulung Dzikrillah
Sumber: Tribunnews Bogor

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved