Tribun Video Update
Iran Sebut Beberapa Rudal Bikin Israel 'Kocar-Kacir', Tegaskan Pengayaan Uranium Tak Bisa Ditawar
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM – Anggota Komite Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Iran di Dewan Syura, Ali Khazarian, menyatakan pendapat.
Bahwa kekuatan persatuan rakyat Iran saat menghadapi serangan Israel.
Dilaporkan telah membingungkan musuh dan berperan besar dalam menciptakan efek kejut.
Khazarian menegaskan bahwa pengayaan uranium adalah garis merah yang tidak dapat dinegosiasikan.
Mengutip Al Mayadeen pada (11/7), ia menyebut bahwa teknologi pengayaan telah menjadi bagian dari pengetahuan nasional Iran.
Yang tidak bisa dihapus oleh tekanan eksternal.
Menurutnya, jika ada keinginan dari pihak Barat untuk kembali ke meja perundingan.
Maka langkah pertama yang harus diambil adalah mengakui hak Iran.
Atas teknologi nuklir, termasuk pengayaan uranium.
Selain itu, ia menuntut adanya jaminan yang jelas dan pencabutan sanksi.
Sebagai syarat mutlak sebelum memulai kembali negosiasi.
Ia juga mengkritik Badan Energi Atom Internasional (IAEA) yang dinilainya tidak netral.
Menurutnya, laporan terbaru IAEA bersifat politis dan dijadikan pembenaran bagi agresi militer Israel terhadap Iran.
(Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang di Al Mayadeen dengan judulIran MP: Deterrence power halted escalation, enrichment non-negotiable
Reporter: Thalia AshrizarDhanessa
Video Production: Sekar KinasihBambang
Sumber: Sumber Lain
Tribunnews Update
Rangkuman AS-Iran: Rusia Bantu Nuklir Teheran, Prancis Ancam Washington, Kapal Perang AS Terbakar
Jumat, 1 Mei 2026
Tribunnews Update
Orasi di Depan Rakyat Iran, Mahasiswa Indonesia Sampaikan Dukungan & Teriak 'Mampus Amerika-Israel'
Jumat, 1 Mei 2026
Tribunnews Update
Prancis Ancam AS yang Blokade Pelabuhan Iran, Peringatkan Washington akan Terima Konsekuensi Besar
Jumat, 1 Mei 2026
Konflik Timur Tengah
Tegas! Iran Peringatkan Washington, Akan Tenggelamkan Kekuatan Adidaya AS
Jumat, 1 Mei 2026
Konflik Timur Tengah
Iran Respons Rencana AS akan Kembali Serang Teheran, Ancam Serang Kapal-kapal Perang Washington
Jumat, 1 Mei 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.