Selasa, 19 Mei 2026

Tribunnews Update

Macron Ancam Iran setelah 2 Warganya Dituduh Jadi Mata-mata Israel Ditahan dari 2022 sampai Sekarang

Jumat, 4 Juli 2025 14:07 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Presiden Prancis Emmanuel Macron menuntut Iran segera membebaskan dua warganya yang ditahan sejak 2022 atas tuduhan mata-mata.

Kedua warga Prancis tersebut, Cecile Kohler dan Jacques Paris, diduga jadi mata-mata Israel.

Macron menyebut penahanan keduanya sebagai provokasi terhadap Prancis.

Baca: Hamas Tak Ingin Janji Kosong, Minta Jaminan ke AS-Israel saat Didesak Setujui Gencatan Senjata

Baca: Aktivis Spanyol Tuntut Netanyahu & Pejabat Israel Buntut Cegat Kapal Madleen yang Menuju Gaza

"Ini adalah provokasi terhadap Prancis dan pilihan agresi yang tidak dapat diterima. Ini tidak dapat diterima oleh Prancis," kata Macron kepada wartawan, Kamis (3/7/2025), seperti diberitakan France24.

Ia berencana menghubungi Presiden Iran Masoud Pezeshkian untuk membahas penyelesaian kasus tersebut.

Pemerintah Prancis juga mengecam perlakuan buruk di penjara Teheran, yang dinilai menyerupai penyiksaan.

Sementara Kedutaan Iran menyatakan proses hukum pasangan itu masih berjalan dan belum ada putusan akhir.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Macron Ancam Iran setelah 2 Warga Prancis Dituduh Jadi Mata-mata Israel, Ditahan Sejak 2022

    
# Emmanuel Macron # ancam # Iran # Mata-mata Israel

Editor: Bintang Nur Rahman
Reporter: Tita Amadhea
Video Production: Nathanael MoerRahardian
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Emmanuel Macron   #ancam   #Iran   #Mata-mata Israel

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved