Kamis, 14 Mei 2026

TRIBUN VIDEO UPDATE

Israel Diduga Pakai Bom Uranium untuk Serang Iran, Versifat Radioaktif dan Picu Kanker

Minggu, 29 Juni 2025 09:32 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Israel diduga menggunakan amunisi uranium dalam melancarkan serangan udaranya terhadap target-target sensitif di Iran.

Sebelumnya, Israel dan AS dituding menggunakan bom uranium yang terkuras.

Bom itu bersifat radioaktif dan menyebabkan peningkatan angka kanker pada populasi yang terpapar.

Baca: Azerbaijan Ngamuk! Israel Diduga Selundupkan Drone Ukuran Mungil ke Iran Lewat Tetangganya

Dikutip dari Tribunnews, Minggu (29/6/2025), pengujian awal dilaporkan mendeteksi jejak yang menunjukkan uranium.

Namun, analis teknis lebih lanjut masih dilakukan untuk mengonfirmasi temuan itu.

Sebagai informasi, uranium terdeplesi, logam padat dalam bom, dan peluru tank tak diklasifikasikan sebagai senjata nuklir.

Baca: Rudal Israel Nyasar ke Negara Arab! Nyaris Picu Bencana Besar di Tengah Perang dengan Iran

Namun, benda-benda itu bisa menimbulkan risiko kesehatan serius.

Penggunaan senjata yang mengandung uranium terdeplesi itu dikaitkan dengan peningkatan angka kanker di Irak seusai perang AS di negara itu pecah.

(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Israel Gunakan Bom Uranium dalam Serangan ke Iran, Bersifat Radioaktif, Meningkatkan Angka Kanker

Program: Tribun Video Update
Host: Isti Ira Kartika Sari
Editor: Reka Alfa
Uploader: bagus gema praditiya sukirman

#Israel #Iran #BomUranium #SeranganUdara #SenjataRadioaktif #KonflikTimurTengah #NuklirIran #Radiasi #KankerAkibatRadiasi #IAEA #OperationRisingLion #BeritaInternasional #Fordow #Natanz #SenjataKimia #SeranganIsraelIran

Editor: bagus gema praditiya sukirman
Reporter: Isti Ira Kartika Sari
Video Production: Reka Alfa
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Israel   #Uranium   #bom   #Iran

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved