Internasional
Presiden Turki: Perdamaian dengan Israel Mustahil Jika Serangan ke Gaza Berlanjut
TRIBUN-VIDEO.COM - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, menyatakan bahwa perdamaian dengan Israel tidak mungkin tercapai selama agresi di Gaza berlanjut.
Pernyataan itu ia sampaikan dalam konferensi pers usai pertemuan puncak NATO yang baru saja digelar.
Dikutip dari Tribunnews pada Kamis (26/6), Erdogan mengecam keras blokade Israel terhadap jalur bantuan kemanusiaan ke Gaza, termasuk hambatan terhadap organisasi seperti Palang Merah.
Palang Merah atau yang dikenal juga sebagai Gerakan Palang Merah adalah sebuah jaringan kemanusiaan terbesar di dunia.
Menurutnya, sikap Israel telah menghalangi penyelamatan dan bantuan bagi warga sipil yang terdampak konflik.
Ia menegaskan bahwa keharmonisan tidak bisa diwujudkan selama Israel terus memperburuk situasi di kawasan tersebut.
Baca: Rangkuman Iran-Israel: Ali Khamenei Menghilang Pasca Gencatan, 3 Mata-mata Israel Digantung Mati
Erdogan juga mengatakan bahwa tindakan Israel justru melemahkan keamanannya sendiri dengan menciptakan ketidakstabilan regional.
“Perdamaian dan keharmonisan di antara kita tidak mungkin terwujud selama mereka [Israel] terus bersikap seperti ini,” kata Erdogan. “Israel tidak dapat menjamin keselamatan rakyatnya sendiri dengan mengganggu stabilitas kawasan.”
Hubungan Turki dan Israel sebelumnya sempat dekat, namun memburuk selama dua dekade terakhir di bawah kepemimpinan Erdogan.
Pemerintah Turki kerap mengkritik keras kebijakan Israel terhadap Palestina dalam berbagai forum internasional.
Sementara itu, Israel menolak dukungan Turki terhadap Hamas, yang dianggap sebagai kelompok teroris oleh negara Barat.
Pernyataan terbaru Erdogan ini menandakan makin jauhnya kemungkinan normalisasi hubungan antara kedua negara.
(Tribun-Video.com/.com)
Video Production: Muhammad Arief Prasetyo
Sumber: Tribunnews.com
Mancanegara
Presiden Brasil Ngamuk! Kecam AS, Israel & Uni Eropa soal Ketegangan di Timur Tengah
5 jam lalu
Mancanegara
Marahnya Warga Prancis! Anggap Presiden Macron Pelayan Perang Amerika-Israel di Timur Tengah
7 jam lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Warga Israel Unjuk Rasa di Tel Aviv, Kelompok Antiperang Tuntut Perdamaian hingga Kenang Para Korban
7 jam lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Muak dengan Perang, Ribuan Warga Israel Demo Tuntut Netanyahu Mundur Kami Ingin Hidup Damai
8 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.