Izin Belum Terbit, Lima Lokasi Parkir di RSUD Ulin Banjarmasin Diawasi Langsung oleh Dishub

Minggu, 16 Juni 2019 10:54 WIB
Banjarmasin Post

TRIBUN-VIDEO.COM - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjarmasin menjaga parkir di RSUD Ulin, Jalan A Yani, KM 2 Banjarmasin, Kalsel Sabtu (15/6/2019).

Pasalnya, lokasi parkir di rumah sakit tersebut sudah habis masa izin. Sehingga statusnya sejak 1 Juni 2019 kemaren tidak berizin.

Karena belum adanya izin parkir di tempat itu, biaya parkir kendaraan yang keluar masuk pun tidak dipungut. Terlebih sejak dua hari penjagaan yang sudah dilakukan.

Namun, adanya penjagaan dari Dishub Kota Banjarmasin, sempat menuai perselisihan dengan pihak ketika yang mengelola parkir tersebut.

Pihak pengelola protes tidak dipungutnya biaya. Karena dianggap tidak ada penghasilan untuk menggaji para juru parkir di RSUD Ulin Banjarmasin. Sementara karena parkir tidak berizin, menurut peraturan pemerintah Kota Banjarmasin, pungutan tidak boleh dilakukan.

"Kami ini penyedia jasa. Kami menjagakan kendaraan mereka yang parkir. Termasuk mengaturnya. Lalu kalau tidak dipungut biaya, bagaimana kami membayar para juru parkir yang bertugas," ucap koordinator lapangan pengelola parkir RSUD Ulin Banjarmasin, Surianyah.

Sebagaimana diketahui, pengelolaan parkir di RSUD Ulin dipegang oleh pihak ketiga. Sejak 31 Mei 2019 lalu, kontrak pengelolaan dari perusahaan yang menangani telah habis. Sehingga untuk pengelolaan tersebut, RSUD Ulin pun menunjuk CV Akino Citra Borneo untuk satu bulan ke depan.

Belum adanya izin pengelolaan parkir dari CV terebut membuat Dishub Kota Banjarmasin mulai melakukan pengawasan dan penjagaan. Sehingga sejak Jumat (14/6/2019) kemaren, UPT Parkir Dishub Kota Banjarmasin dan Bidang Wasdal Dishub Kota Banjarmasin berada di area parkir RSUD Ulin Banjarmasin.

Ada sekitar lima titik parkir yang terdapat di rumah sakit tersebut. Sehingga petugas, baik Dishub Kota Banjarmasin mauapun para juru parkir terbagi untuk penjagaan.

Suriansyah menerangkan, apabila parkir tidak dijaga, ia khawatir terjadi kehilangan, sebagaimana insiden yang pernah terjadi sebelumnya. Ia berhadap adanya tolerasi dari Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin untuk pengelolaan parkir tersebut.

Pascaadanya pembicaraan panjang antara pihak Dishub dan pengelola parkir. CV Akino Citra Borneo pun memutuskan untuk menarik anggotanya.

Dari apa yang disampaikan oleh Surianyah, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan keputusan mengikuti aturan pemerintah. Semua anggota atau juru parkir di RSUD Ulin ditarik untuk sementara waktu, hingga surat izin pengelolaan parkir di keluarkan.

"Sebagaimana ketentuan dari Dishub Kota Banjarmasin, kami mengikuti saja. Jadi untuk sementara parkirnya ditutup dan kami tidak memungut parkir," ucap perwakilan CV Amiko Citra Borneo, Joni.

Ia menerangkan, untuk sementara waktu hingga surat izin keluar yang diperkirakan akan dapat pada Senin lusa, parkir pun masih gratis. Terlebih saat ini pihaknya sudah mengurus surat tersebut.

Sebelumnya, kepengurusan izin ujar Joni juga sudah diupayakan. Namun karena sempat libur panjang dan pelayanan UPT Parkir belum buka saat ia datang pada beberapa hari lalu, sehingga kepengurusan pun tentunda.

Ia pun optimis pada Senin (17/6/2019) surat izin tersebut sudah di tangan. Tentunya karena adanya izin, pengelola parkir pun berkewajiban untuk membayar pajak parkir ke Dishub Kota Banjarmasin.(Banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti)

Editor: Novri Eka Putra
Sumber: Banjarmasin Post
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved