Terkini Nasional

Yusril Ihza Mahendra: Permohonan Tim Kuasa Hukum Paslon 02 Masih Berdasar Asumsi

Jumat, 14 Juni 2019 23:08 WIB
Tribunnews.com

Laporan wartawan Tribunnews, Lendy Ramadhan

TRIBUN-VIDEO.COM, JAKARTA - Pakar hukum tata negara Yusril Ihza Mahendra menyatakan gugatan tim kuasa hukum Prabowo-Sandi masih berdasarkan asumsi.

Hal tersebut dinyatakannya saat menjadi kuasa hukum pihak terkait pasngan calon 01 Jokowi-Ma'ruf usai menghadiri sidang perdana Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK), Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (14/6/2019).

Petinggi Partai Bulan Bintang (PBB) itu menilai argumen imbauan calon presiden nomor 01 untuk mengenakan pakaian putih bagian dari bentuk intimidasi dan kecurangan merupakan hal yang tidak rasional dan sangat spekulatif.

"Gugatan hukum itu tidak bisa berdasar sebuah asumsi seperti itu, seperti imbauan pakai baju putih dibilang sebuah kecurangan. Apa hubungannya, mau pakai baju putih, pakai baju hitam itu terus dibilang kecurangan, gimana pembuktiannya?" kata Yusril Ihza Mahendra.

Sebagaimana diketahui, tim kuasa hukum paslon nomor 02 mengklaim imbauan yang diucapkan calon presiden nomor 01 kepada masyarakat untuk mengenakan pakaian dominan putih menuju Tempat Pemungutan Suara (TPS) saat pencoblosan, merupakan bentuk intimidasi kepada para pemilih.

Hal tersebut menurut tim kuasa hukum paslon nomor 02, merupakan bentuk kecurangan yang terstruktur, sistematis, dan masif. (*)

ARTIKEL POPULER:

Motif Pembunuhan Vera Oktaria, Korban Minta Segera Dinikahi Pelaku, Sang Ibu Ungkap Fakta Lain

VIRAL OF THE DAY: Pembeli dan Pedagang Sama-sama Terima Hujatan soal Harga Seafood di Pantai Jono

KABAR APA HARI INI: Hari Donor Darah Sedunia

TONTON JUGA:

Editor: fajri digit sholikhawan
Reporter: Lendy Ramadhan
Video Production: Ignatius Agustha Kurniawan
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved