Terkini Daerah

Honorer SD Cabuli Mahasiswi, Awalnya Ajak Pacaran ke Gunung

Jumat, 14 Juni 2019 21:26 WIB
Bangka Pos

TRIBUN-VIDEO.COM - Seorang mahasiswi berinisial HL (21), warga Jalan Sultan Syahril, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan nyaris jadi korban pemerkosaan oleh pacarnya sendiri inisial DN.

Akibat perbuatan asusilanya itu, DN yang merupakan oknum honorer di sebuah sekolah dasar (SD) di Desa Pasir Putih, Kecamatan Toboli ditangkap polisi, Rabu (12/6) kemarin.

Peristiwa perbuatan tak senonoh itu dilakukan DN pada Minggu (9/6/2019) lalu.

Setelah dingkap, DN kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan mendekam di Polsek Toboali untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Selain menangkap pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa pakaian milik korban dan pelaku. Polisi juga menyita sepeda motor yang dipakai pelaku saat melakukan aksinya.

Kapolsek Toboali AKP Yandrie C Akip mengatakan DN ditangkap polisi setelah korban melapor ke polisi.

"Pelaku kami tangkap menyusul laporan dari korban yang tidak lain pacarnya sendiri. Pelaku kami bekuk saat berada di kediamannya di Desa Pasir Putih," ujar Kapolsek Toboali, Iptu Yandrie, Rabu (12/6) malam.

Iptu Yandrie membeberkan, aksi tak terpuji DN bermula saat pelaku bersama korban berboncengan dengan motor pergi berpacaran ke Gunung Namak Patit, Parit 3, Kecamatan Toboali, Bangka Selatan, Minggu (9/6) lalu.

Entah apa yang merasuki pikiran DN, tiba-tiba saja dia mengajak sang pacar, HL berbuat mesum.

Ajakan itu tentu saja ditolak mentah-mentah oleh HL.

Tolakan itu ternyata tidak dihiraukan DN. Ia malah semakin bernafsu dan secara paksa berusaha membuka celana pacarnya.

HL mencoba berteriak, namun mulutnya langsung dibekap pelaku.

Sementara tangan lain pelaku meraba bagian intim korban.

Tidak hanya itu, pelaku juga berupaya membuka baju korban.

Namun korban terus melawan dengan meronta-ronta berusaha lepas dari dekapan pelaku.

Karena terus mendapat perlawanan dari sang pacar dan takut aksinya diketahui orang, pelaku akhirnya mengurungkan niatnya menyetubuhi korban.

"Mendapat penolakan tersebut pelaku mengentikan aksinya dan mengajak korban pulang.

Sebelum diantar pulang, pelaku meminta korban jangan memberitahukan kepada siapapun peristiwa itu," sebutnya.

Akibat kejadian tersebut korban mengalami rasa sakit pada alat kelaminnya dan trauma.

Lalu korban mengadu ke orangtuanya, kemudian orangtuanya melaporkan peristiwa itu ke Polsek Toboali.

#Mengaku Khilaf

Sementara itu DN mangaku khilaf dan tak mampu mengendalikan hawa nafsunya sehingga nekad berbuat tak senonoh terhadap pacarnya.

Alasan ini diungkapkan DN, di hadapan Penyidik Reskrim Polsek Toboali, beberapa saat usai ditangkap Tim Rajawali, pimpinan Ipda Rio Tarigan, Rabu (12/6) kemarin.

Menurut Iptu Yandrie, pelaku mengaku nafsu bejatnya semakin menjadi-jadi setelah keduanya menikmati suasana di pesisir kawasan Gunung Namak, Toboali.

"Dari pengakuan kepada penyidik, pelaku mengaku khilaf dan nafsu karena sedang berduaan saja waktu itu," imbuhnya.

Namun tegas Iptu Yandrie, apapun alasanya perbuatan yang dilakukan DN tidak dibenarkan. (ara)

Artikel ini telah tayang di bangkapos.com dengan judul Nyaris Diperkosa Pacar di Gunung Namak, Mahasiswi Ini Ngeluh Sakit di Bagian 'Sensitifnya'

ARTIKEL POPULER:

Motif Pembunuhan Vera Oktaria, Korban Minta Segera Dinikahi Pelaku, Sang Ibu Ungkap Fakta Lain

VIRAL OF THE DAY: Pembeli dan Pedagang Sama-sama Terima Hujatan soal Harga Seafood di Pantai Jono

KABAR APA HARI INI: Hari Donor Darah Sedunia

TONTON JUGA:

Editor: fajri digit sholikhawan
Video Production: Teta Dian Wijayanto
Sumber: Bangka Pos
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved