Terkini Nasional

Seorang Diduga Provokator dalam Unjuk Rasa, di Dekat Patung Kuda, Monas

Jumat, 14 Juni 2019 21:20 WIB
TribunJakarta

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUN-VIDEO.COM, GAMBIR - Seorang pria mengenakan kaos oranye dan celana panjang hitam diduga provokator dalam aksi unjuk rasa di dekat patung kuda, Pintu Barat Daya Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Jumat (14/6/2019).

Dari pantauan TribunJakarta.com di lokasi, pada sekitar pukul 15.55 WIB, pria tersebut berjalan ke tengah jalan sambil menghalau kendaraan mobil yang melintas di lampu merah bundaran patung kuda.

Lampu merah tersebut tepatnya berada di depan gedung PT Indosat, Jakarta Pusat.

Awalnya, pria tersebut seakan ingin menyeberang dan ingin mengarah ke arah patung kuda.

Namun, TribunJakarta.com melihat pria tersebut malah berhenti di tengah jalan sambil membuka lebar kedua tangannya. Menghalau kendaraan.

Sayup-sayup terdengar suara pria tersebut saat berdiri dan menghalau kendaraan mobil di jalan setempat.

"Lampu merah, berhenti, berhenti," seru pria tersebut, sambil menunjuk ke arah lampu merah dengan jari telunjuk tangan kanannya.

Saat itu, memang lampu lalu lintas menunjukkan sedang berwarna merah.

Tampak pula dua orang anggota polisi di lokasi, sontak mengawasi pria tersebut.

Tak lama, terlihat dua mobil polisi melintas di jalan tersebut.

Pria yang menggendong tas ransel hitam itu pun langsung menghalau mobil polisi tersebut sambil mengetuk kap mobilnya.

"Berhenti, lampu merah, berhenti. Patuhi lampu merah," teriak pria tersebut, sambil memegang kap mobil polisi.

Alhasil, dua anggota polisi yang sejak tadi mengawasi segera menghampiri pria tersebut.

"Ngapain kamu? Amankan ini, amankan orang ini," ucap seorang polisi, dengan suara tinggi.

Tak lama, Arie Ardian Rishadi selaku Wakapolres Jakarta Pusat menghampiri dan mengamankan pria tersebut.

Kemudian, hal ini memantik perhatian massa aksi dan para awak Wartawan untuk merekam video.

"Ini kan sudah ada polisi yang bertugas. Kamu ngapain?" tanya Arie, sapaannya, kepada pria tersebut.

Usai ditanya Arie, pria berkaos oranye itu malah membentak Wakapolres Jakarta Pusat tersebut.

Alhasil, pria tersebut digiring ke pos polisi yang berada di pintu barat daya Monas.

Namun, sebelum dibawa ke pos polisi tersebut, tas hitam pria ini digeledah oleh anggota kepolisian.

Dan tidak sama sekali ditemukan gawai yang sekiranya berbahaya.

"Sudah ya, sudah," ujar Arie, kepada awak Wartawan.

Pantauan TribunJakarta.com terakhir kalinya, pria tersebut tak jadi digiring ke pos polisi pintu barat daya Monas.

Melainkan dibawa ke dalam kawasan Monas dan awak media yang berada di lokasi enggan diizinkan masuk. (*)

ARTIKEL POPULER:

Motif Pembunuhan Vera Oktaria, Korban Minta Segera Dinikahi Pelaku, Sang Ibu Ungkap Fakta Lain

VIRAL OF THE DAY: Pembeli dan Pedagang Sama-sama Terima Hujatan soal Harga Seafood di Pantai Jono

KABAR APA HARI INI: Hari Donor Darah Sedunia

TONTON JUGA:

Editor: fajri digit sholikhawan
Video Production: Ignatius Agustha Kurniawan
Sumber: TribunJakarta
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved