Kamis, 23 April 2026

Mancanegara

Gencatan Senjata Trump Gagal Total? Israel dan Iran Masih Saling Gempur

Selasa, 24 Juni 2025 21:33 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Dilaporkan gencatan senjata yang diusulkan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, Selasa (24/6) pagi mulai goyah.

Belum ada 24 jam berjalan, gencatan itu goyah lantaran terdapat dugaan pelanggaran, yakni Israel dan Iran saling menyerang.

Dilaporkan, sirene berbunyi di Israel Utara dan ledakan terdengar saat pertahanan udara Zionis melepaskan tembakan sebagai perlindungan.

Terkait hal itu, Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz membuka suara.

Katz memerintahkan militer Israel segera menanggapi tegas atas pelanggaran gencatan senjata yang dilakukan Iran.

Baca: Diamuk Trump! Pesawat-pesawat Tempur Israel Putar Balik Batal Gempur Iran, Gencatan Senjata Lanjut

Katz tegas memerintahkan militernya untuk melancarkan serangan balasan intensitas tinggi dengan menargetkan jantung Teheran.

Sementara itu, Wakil Ketua Parlemen Israel, Limor Son Har-Melech, menyebut serangan harus dibalas secara proporsional.

Hal senada disampaikan Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich.

Baca: Trump Naik Darah Zionis Ingkar Janji, Israel dan Iran Langgar Gencatan Senjata: Saya Tidak Senang!

Pihaknya memperingatkan Iran, bahwa Teheran akan gemetar dihantam serangan balasan Israel,

“Teheran akan gemetar,” tulisnya dalam pernyataan singkat.

Terkini, Iran tegas membantah meluncurkan serangan rudal ke wilayah Israel.

Menurutnya, laporan Israel ialah “propaganda palsu”.

Pihaknya menegaskan tak ada perintah militer untuk menyerang selama periode gencatan.

(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Gencatan Senjata Trump Goyah usai Israel dan Iran Masih Saling Serang, Muncul Tuduhan Pelanggaran

# Iran # Israel # Amerika Serikat # Donald Trump # gencatan senjata

Editor: Fitriana SekarAyu
Video Production: Arie Setyaga Handika
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved