Senin, 20 April 2026

Internasional

Rudal Iran Hantam Pangkalan Militer AS di Qatar! Putin Bantu Iran, Perang Dunia 3 di depan mata?

Selasa, 24 Juni 2025 15:16 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Iran dilaporkan meluncurkan enam rudal ke ibu kota Qatar, Doha pada Senin (23/6/2025).

Menurut laporan Axios, enam rudal tersebut diduga menyasar pangkalan militer Amerika Serikat (AS), Al Udeid.

Sebagai informasi, Qatar menjadi negara yang menampung prajurit AS terbesar di Timur Tengah dengan lebih dari 8.000 tentara ditempatkan di Al Udeid.

Sementara, menurut laporan dari Reuters dan AFP, ledakan tersebut terdengar oleh warga di Doha.

Pasca serangan tersebut, Gedung Putih dan Pentagon, langsung melakukan monitoring terhadap ancaman ke Al Udeid setelah laporan serangan enam rudal dari Iran.

Adapun serangan Iran ini terjadi beberapa saat setelah pemerintah Qatar mengumumkan penutupan lalu lintas udara pada Senin.

Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan negaranya siap membantu rakyat Iran dengan berbagai cara seusai mendapat serangan dari Amerika Serikat.

Hal ini disampaikan Putin saat menerima kunjungan dari Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi di Kremlin, Senin (23/6).

Baca: Duka di Jogja Marathon, Pelari asal Kotamobagu Sulawesi Utara Meninggal Dunia, Sempat Tempuh 40 KM

Terkait dengan bantuan Rusia yang dimaksud, juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov mengatakan bahwa hal tersebut tergantung dengan apa yang dibutuhkan oleh Iran.

Peskov menyebut bahwa Rusia saat ini sudah menawarkan opsi mediasi.

Dikatakan olehnya bahwa Rusia telah terbuka menyatakan pendiriannya terhadap perang Iran-Israel.

Menurut Peskov, Iran telah berulang kali jadi subjek dalam pembicaraan Putin dengan Presiden AS Donald Trump.

Adapun dalam pertemuan dengan Araghchi, Putin mengutuk keras serangan yang dilancarkan terhadap AS ke tiga situs nuklir termasuk Fordow.

Putin menyebut serangan bom tersebut merupakan agresi yang tak beralasan dan tak dapat dibenarkan.

Menurut Putin, tindakan Israel dan AS adalah tidak sah dan melanggar norma-norma internasional.

Terkait dengan kunjungan Menlu Araghchi ke Moskow, Putin mengaku dirinya cukup senang.

Pasalnya, hal ini memungkinkan Iran dan Rusia bersama-sama untuk membahas isu-isu mendesak serta memikirkan jalan keluar dari situasi ini.

Program: Hot Topic
Editor: Irvan Nur Prasetyo

 

Baca berita terkait di sini

Editor: Tim Kreatif Tribun-video.com
Video Production: Irvan Nur Prasetyo
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved