Sabtu, 11 April 2026

Hot Topic

Tegang! Iran Ancam Balas Dendam Serangan AS. Internal AS Pecah usai Bom Iran hingga Isu Pemakzulan

Senin, 23 Juni 2025 14:45 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Televisi pemerintah Iran memperingatkan setiap warga negara atau personel militer Amerika di Timur Tengah menjadi target Teheran menyusul serangan udara AS terhadap tiga lokasi nuklir Iran, di antaranya di Fordow, Natanz, dan Isfahan.

Dilansir dari NDTV World, Minggu (22/6/2025), dalam sebuah video yang viral di media sosial, seorang penyiar televisi pemerintah Iran terdengar mengeluarkan peringatan kepada Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bahwa Iran akan mengakhiri konflik yang dimulainya melalui pengeboman sejumlah fasilitas di Iran.

"AS telah melakukan kejahatan terhadap Iran dengan melanggar wilayah udara Iran. Ia tidak memiliki tempat di kawasan Asia Barat. Tuan Presiden Amerika Serikat, Anda memulainya dan kami akan mengakhirinya," kata penyiar Iran itu.

Hal itu disampaikan penyiar tersebut bersamaan dengan ditampilkannya grafik pangkalan-pangkalan militer AS di Timur Tengah yang ditayangkan di latar belakang cuplikan pemberitaan.

Diketahui, Amerika Serikat memiliki beberapa pangkalan militer di Timur Tengah, di antaranya Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar, Pangkalan Udara Al Asad dan Pangkalan Udara Harir di Irak, pangkalan militer Al Tanf Garrison di Suriah Selatan, Pangkalan Udara Ali al-Salem di Kuwait, dan Pangkalan Udara Al Dhafra di Uni Emirat Arab.

Iran International juga mengutip seorang presenter dari IRNA yang mengatakan bahwa setiap personel sipil dan militer AS di kawasan tersebut sekarang menjadi "target yang sah."

"Pertarungan baru saja dimulai, Tuan Trump! Sekarang Anda berbicara tentang perdamaian? Kami akan berurusan dengan Anda dengan cara yang membuat Anda memahami konsekuensi dari kecerobohan," kata presenter Iran lainnya dalam sebuah program TV pemerintah.

Baca: Amerika Berpotensi Besar Jadi Target Sah Serangan Balasan Iran, Dianggap Kaki Tangan Agresi Israel


Pada Sabtu (21/6/2025), Presiden Donald Trump mengumumkan bahwa AS telah menjatuhkan bom secara penuh ke situs utama di Fordow dalam serangan udara yang ia sebut sebagai "sangat berhasil".

"Semua pesawat kini berada di luar wilayah udara Iran dan dalam perjalanan pulang dengan selamat. Selamat kepada para Pejuang Amerika yang hebat. Tidak ada militer lain di dunia yang bisa melakukan ini. SEKARANG ADALAH WAKTUNYA UNTUK DAMAI!" tulis Trump dalam unggahan di Truth Social.

Pernyataan Trump ini kontras dengan reaksi keras dari Teheran yang menilai tindakan AS sebagai pelanggaran serius atas kedaulatan Iran.

Eskalasi terbaru ini memperbesar potensi konflik antara Iran dan sekutu AS di Timur Tengah. Ketegangan meningkat, terutama dengan latar belakang konflik yang masih memanas antara Iran dan Israel.

Hingga kini, belum ada tanggapan lanjutan dari pihak Gedung Putih terkait peringatan Iran. Komunitas internasional menyerukan agar kedua pihak menahan diri dan menghindari aksi provokatif yang bisa memicu perang regional.


Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Iran Ancam Balas Serangan Nuklir AS: Anda Memulai, Kami yang Akan Mengakhiri!, https://www.tribunnews.com/internasional/2025/06/22/iran-ancam-balas-serangan-nuklir-as-anda-memulai-kami-yang-akan-mengakhiri.


Program: Hot Topic
Editor: Bima Respati
Uploader: Raka Aditya Putra Tama

#iran #amerikaserikat #israel #konfliktimurtengah

Editor: Tim Kreatif Tribun-video.com
Video Production: bima berseri
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved