Kabar Selebriti

Rutan Cipinang Pisahkan Ahmad Dhani dengan Tahanan Beda Pandangan Politik

Kamis, 13 Juni 2019 22:44 WIB
TribunJakarta

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUN-VIDEO.COM, JATINEGARA - Terdakwa kasus ujaran kebencian Ahmad Dhani yang mulai hari ini kembali menghuni Rutan Klas 1 Cipinang guna menjalani proses hukum yang ditangani Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.

Karutan Klas I Cipinang Oga Darmawan memastikan Politikus Partai Gerindra itu tak ditahan dalam satu sel bersama tahanan lain yang memiliki pandangan politik berbeda.

"Tentunya seorang publik figur, kemudian juga beliau punya latar belakang politik ya. Tentunya jangan sampai di dalam satu kamar itu ada yang berbeda pandangan sehingga nanti menimbulkan gejolak," kata Oga di Rutan Klas 1 Cipinang, Rabu (13/6/2019).

Oga menyebut Dhani ditempatkan di blok Barito lantai 3 yang satu selnya dihuni 11 tahanan tanpa perlu menjalani masa orientasi di sel pengenalan lingkungan (Penaling).

Pertimbangan tak menempatkan Dhani bersama tahanan lain yang memiliki pandangan politik berbeda guna mencegah konflik dalam tahanan.

"Gejolak, percikan sedikit saja kan bisa membuat permasalahan. Apalagi dengan kondisi sekarang ini, 4.326 kepala keamanan dan para kasi tentunya sangat berhati-hati sekali," ujarnya.

Keputusan memisahkan sel Dhani dengan tahanan yang memiliki pandangan politik berbeda merupakan hasil keputusan Kesatuan Pengamanan Rutan Klas 1 Cipinang.

Selain latar belakang politik, pertimbangan tersebut juga karena jumlah tahanan Rutan Klas 1 Cipinang yang seharusnya hanya diisi 1.100 tapi justru diisi 4.326 tahanan.

"Para keamanan dan para Kasi sangat berhati-hati sekali jangan sampai ada percikan kecil sehingga melibatkan massa yang bisa mempengaruhi stabilitas keamanan dan ketertiban di Rutan," tuturnya.

11 teman satu sel Dhani, lanjut Oga merupakan tahanan dari berbagai kasus berbeda, di antaranya pencurian dan perselingkuhan.

Oga menilai tahanan dengan kasus tersebut tidak memiliki potensi menyulut konflik dan melakukan tindak kekerasan dalam sel.

"Tentunya golongan orang yang biasa-biasa saja. Mungkin dia perkaranya pencurian, perselingkuhan begitu. Yang tidak memiliki potensi untuk melakukan tindak kekerasan atau konflik," lanjut Oga.(*)

ARTIKEL POPULER:

Viral Penjual Rujak Cingur Kasih Harga Rp60 Ribu, Lontong Rp15 Ribu dan Es Teh Rp15 Ribu

Sempat Salah Tangkap, Polisi Kini Berhasil Ciduk Pria yang Ancam Bunuh Jokowi & Wiranto

Ayah Tendang Anaknya yang Berusia 11 Tahun karena Tak Diberi saat Meminta Uang THR Rp34 Ribu

Editor: Radifan Setiawan
Video Production: Ignatius Agustha Kurniawan
Sumber: TribunJakarta
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved