Jumat, 10 April 2026

Konflik Iran Vs Israel

Balas Dendam Iran! Rencanakan Serang Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Perang Besar Meledak?

Senin, 23 Juni 2025 09:35 WIB
Sumber Lain

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Iran mengancam akan menyerang pangkalan-pangkalan militer Amerika Serikat (AS) yang berlokasi di Timur Tengah.

Ancaman ini kembali muncul setelah Pentagon mengebom fasilitas nuklir Iran pada Minggu (22/6/2025) dini hari waktu setempat.

Dikutip dari Anadolu Agency, Ali Akbar Velayati, penasihat senior pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei menegaskan bahwa negaranya berhak memberikan respons yang sah.

Baca: Donald Trump Bak Kena Imbas seusai Sepihak Serang Situs Nuklir Iran, Kini Malah Terancam Dimakzulkan

Negara di Timur Tengah yang mengizinkan AS menggunakan wilayahnya untuk menyerang Iran juga dianggap sebagai target pembalasan.

"Tidak ada lagi tempat bagi AS atau pangkalan militernya di kawasan ini atau dunia Islam," ujar Velayati, Minggu (22/6/2025).

Komentar Velayati memberi sinyal kuat bahwa Iran segera menunaikan sumpahnya untuk menyerang pangkalan militer AS di Timur Tengah.

Sumpah ini sebelumnya sempat dilontarkan oleh Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi di tengah buntunya perundingan nuklir dengan AS.

Baca: Rangkuman Perang Iran-Israel Hari Ke-10: Elit Iran Desak Khamenei Siapkan Balasan, AS Jadi Zona Sah?

Namun, Presiden AS Donald Trump secara mengejutkan mengumumkan bahwa negaranya telah bergabung dalam pertempuran dengan mengebom tiga situs nuklir Iran yakni Natanz, Fordow, dan Isfahan.

Padahal, Gedung Putih sebelumnya mengatakan bahwa keputusan itu akan diumumkan dua pekan lagi.

Kini, dunia sedang menanti pembalasan apa yang akan diberikan Iran terhadap AS.

Pentagon diketahui memiliki sejumlah pangkalan militer di Timur Tengah, salah satunya di Qatar.
 
(Tribun-Video.com)

 

Artikel ini telah tayang di Anadoly Agency dengan judul, Khamenei's aide says any country that allows US to attack Iran will be 'legitimate target'

Editor: Aditya Wisnu Wardana
Video Production: Gianta Firmandimas Adya Mahendra
Sumber: Sumber Lain

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved