Minggu, 12 April 2026

Terkini Regional

DEDI MULYADI Copot Kepala Sekolah SMAN 9 Tambun Selatan Gegara Dugaan Pungli

Kamis, 5 Juni 2025 17:51 WIB
Tribun Medan

TRIBUN-VIDEO.COM - Inilah sosok Kurniawati Kepsek SMAN 9 Tambun Selatan (Tamsel) Kabupaten Bekasi yang dicopot Gubernur Dedi Mulyadi.

Kurniawati melakukan pungli kepada siswa hingga berjung demo.

Kelakuan Kurniawati membuat geram murid dan Dedi Mulyadi. Dia memaksa anak murid untuk tanda tangan padahal tidak pernah melakukan pembangunan sekolah, pengadaan, dan kegiatan fiktif snack.  

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan  pencopotan Kurniawati untuk menindaklanjuti laporan dari murid dan orangtua/wali murid.  

"Saya sudah meminta Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat untuk menonaktifkan sementara selama proses audit berjalan," kata Dedi dalam video di Instagram, Kamis (5/6/2025), dikutip Tribunnews.com.

Sosok Kurniawati menjadi perbincangan setelah aksi unjuk rasa siswa SMAN 9 Tambun Selatan, viral di media sosial.

Ratusan siswa dari kelas X dan XI menggelar aksi demonstrasi di halaman SMAN 9 Tambun Selatan, Selasa (3/6/2025).

Aksi itu digelar sebab Kurniawati diduga kuat melakukan pungli berkedok sumbangan, seperti pembangunan gedung sekolah, pembelian alat pendingin musala, hingga penyelewengan dana makanan untuk kegiatan internal.

Pelajar kelas XI berinisial RP, mengaku orang tuanya telah diminta membayar biaya akademik dan non-akademik sejak ia masuk pada 2023.

Baca: Pungli Proyek Fiktif! Kepala Sekolah SMAN 9 Tambun Selatan dicopot Dedi Mulyadi

Menurut RP, orang tuanya sudah membayar uang gedung sebesar Rp500 ribu setiap tahun.

Tetapi, RP menyebut sama sekali tidak ada pembangunan atau perbaikan pada gedung sekolahnya.

"Katanya untuk gedung. Tapi, sampai sekarang masih gini-gini aja. Orang tua saya sudah bayar setiap tahun Rp500 ribu," ujar SP, Selasa, dikutip dari Kompas.com.

RP juga mengungkap adanya dugaan penyelewengan dana dalam pembelian snack untuk kegiatan sekolah.

Ia mengatakan, Kurniawati pernah mengumpulkan para siswa untuk menandatangani berkas sebagai penerima snack untuk sejumlah kegiatan sekolah, seperti buka bersama, pesantren kilat, dan perlombaan.

Namun, menurut RP, ia dan teman-teman sama sekali tak mendapatkan snack selama kegiatan sekolah berlangsung.

"Tanda tangan itu paksaan. Tanda tangan itu untuk penerimaan snack, padahal waktu itu enggak menerima," pungkasnya.

Baca: Dedi Mulyadi: Kacau! Hidupnya Masih Tradisi tapi Otaknya Barat, Saya Mau Perbaiki Pola Pikir Rakyat

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul SOSOK Kurniawati Kepsek SMAN 9 Tamsel Dicopot Dedi Mulyadi, Diduga Pungli Murid Bikin Proyek Fiktif

Editor: Erwin Joko Prasetyo
Video Production: ahmadshalsamalkhaponda
Sumber: Tribun Medan

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved