Internasional
Israel Gunakan Drone Bersuara Seram untuk Operasi Pembunuhan Massal
TRIBUN-VIDEO.COM - Pemantau Hak Asasi Manusia Euro-Mediterania melaporkan bahwa militer Israel meningkatkan penggunaan drone quadcopter di Gaza untuk intimidasi psikologis, pengintaian, dan serangan langsung.
Mengutip Khaberni pada (2/6), drone-drone ini kerap muncul di wilayah padat penduduk yang dihuni para pengungsi.
Lokasinya, seperti Rimal selatan dan pusat kota Gaza—daerah yang jauh dari zona operasi militer aktif.
Drone tersebut disinyalir sengaja memancarkan suara-suara menyeramkan guna menciptakan kepanikan massal.
Seperti jeritan anak-anak, teriakan wanita, suara anjing buas, dan sirene ambulans.
Baca: Israel Dilaporkan Blokir Masuknya 3.000 Truk Bantuan Kesehatan ke Gaza, Penyakit Menular Menghantui
Dalam beberapa kasus, drone masuk ke rumah-rumah di malam hari, merekam warga yang sedang tidur, lalu pergi, meninggalkan rasa takut yang mendalam.
Taktik ini diduga bertujuan menggiring warga ke luar tempat perlindungan—ke balkon, jendela, atau tenda—hanya untuk kemudian diserang secara tiba-tiba.
Menjadikan respons manusiawi terhadap teror sebagai momen pembunuhan.
Laporan ini menggambarkan penggunaan drone sebagai bagian dari strategi yang sistematis untuk menyebar ketakutan dan memancing korban di kalangan warga sipil.
Baca: Serangan Terbaru Houthi Lumpuhkan Bandara Israel hingga Hamas Sukses Ledakkan Markas Tentara IDF
(Tribun-Video.com)
Video Production: Zulfikar Alviansyah
Sumber: Sumber Lain
Internasional
Serangan Israel Tewaskan 254 Orang dan 1165 Terluka, Lebanon Umumkan Hari Berkabung Nasional
3 hari lalu
Internasional
ULTIMATUM MAUT! Iran Ancam Bom Kapal Tanpa Izin di Selat Hormuz saat Gencatan Mulai Terasa Amburadul
3 hari lalu
Tribunnews Update
Negara Teluk Incar Terra Drone Murah Buatan Ukraina, Strategi Baru Lawan Iran Imbas Krisis Rudal
3 hari lalu
Internasional
HORMUZ DITUTUP LAGI! Iran Ngamuk & Tuding AS Israel Langgar Gencatan Senjata Imbas Lebanon Diserang
3 hari lalu
Internasional
TAK TERDUGA! Trump Ternyata Restui Israel Bombardir Lebanon Karena Tidak Masuk Dalam Perjanjian
3 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.