Rabu, 22 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Respons Rusia soal Pesawat Pengebom Nuklirnya Disebut Hancur akibat Serangan Drone Ukraina

Senin, 2 Juni 2025 12:38 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Kementerian Pertahanan Rusia mengakui bahwa pangkalan udara militernya diserang oleh drone Ukraina.

Meski sebagian besar berhasil ditangkis, Rusia tak menampik jika pesawat di pangkalan terbakar.

Dikutip dari RT, serangan besar-besaran ini terjadi pada Minggu (1/6/2025) yang menargetkan sejumlah pangkalan udara militer Rusia.

Menurut Kementerian Pertahanan Rusia, serangan Ukraina di wilayah Ivanovo, Ryazan, dan Amur telah digagalkan dan tidak menimbulkan kerusakan.

Sementara di wilayah Murmansk dan Irkutsk, Siberia, sejumlah pesawat terbakar.

Namun, Rusia tidak menyebutkan berapa jumlah pasti dan jenis pesawat yang hangus. 

Sementara, Ukraina mengklaim pihaknya berhasil menghancurkan total 41 pesawat militer Moskow di empat pangkalan.

Termasuk pesawat pengebom nuklir TU-95 "Bear", pesawat pengebom serang cepat TU-22 "Backfire", serta jet komando dan kontrol A-50 "Mainstay".

Kerugian yang ditanggung Rusia akibat serangan tersebut diperkirakan mencapai 7 miliar dolar AS (Rp 114 triliun).

Ukraina menyebut operasi ini sebagai Jaring Laba-laba yang ternyata sudah direncanakan dengan matang sejak satu setengah tahun yang lalu oleh Dinas Keamanan (SBU).

Dalam operasi ini, Ukraina menggunakan drone berjenis FPV.

Drone tersebut diselundupkan ke wilayah Rusia dengan cara yang tak biasa, yakni disembunyikan di dalam truk.

Pada saat yang tepat, atap kabin dibuka dari jarak jauh, dan drone Ukraina terbang untuk menyerang pesawat pengebom Rusia.

(Tribun-Video.com)

Baca: Serangan Besar-besaran Drone Ukraina Hancurkan 41 Pesawat Militer Rusia, Termasuk Pengebom Nuklir

Baca: Volodymyr Zelensky Sebut Rusia Merusak Diplomasi Hingga Khawatir Tak Dapat Bocoran Isi Negosiasi

#russia #response #nuklir #jettempur

Editor: Tri Hantoro
Reporter: Agung Tri Laksono
Video Production: Ni'amu Shoim Assari Alfani
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #TRIBUNNEWS UPDATE   #Rusia   #nuklir   #Ukraina

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved