Selasa, 14 April 2026

viral news

Hubungan Israel-Prancis Renggang, Macron Dituduh Serang Yahudi Secara Politik

Minggu, 1 Juni 2025 16:14 WIB
Sumber Lain

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Israel menuduh Presiden Prancis Emmanuel Macron melancarkan 'perang salib melawan negara Yahudi' pada Jumat (30/5/2025).

Komentar ini merujuk pada ucapan Macron yang mengajak negara Eropa untuk memperkeras sikap mereka terhadap Israel jika situasi kemanusiaan di Gaza tidak membaik.

Kementerian Luar Negeri Israel dalam sebuah pernyataan membantah adanya blokade bantuan kemanusiaan.

Menurutnya, Presiden Prancis telah berbohong soal kondisi di Jalur Gaza.

Baca: Detik-detik Sniper Hamas Bidik 3 Tentara Israel yang Sedang Jalan di Shujaiyya, 1 Orang Terluka

Kementerian Luar Negeri Israel lantas menyindir Macron yang justru berpihak pada Hamas dengan rencana mengakui negara Palestina.

Pekan lalu, Israel mencabut sebagian blokade yang telah berlangsung selama lebih dari 2 bulan terhadap Gaza.

Sejumlah truk yang mengangkut bantuan kemanusiaan akhirnya diizinkan masuk dalam jumlah terbatas.

Sementara itu, Macron belakangan semakin vokal menyuarakan dukungan terhadap Palestina.

Dalam pidatonya di Singapura pada Jumat (30/5/2025), ia mengajak negara-negara Eropa untuk menekan Israel jika kondisi Gaza masih memburuk.

"Jika kita meninggalkan Gaza, jika kita menganggap ada jalan bebas hambatan bagi Israel, bahkan jika kita mengutuk serangan teroris, kita akan membunuh kredibilitas kita," ujar Macron, dikutip dari Al Arabiya, Minggu (1/6/2025).

Terkait rencana Prancis mengakui negara Palestina, Macron menyebut telah dipertimbangkan matang.

Sebab, hal ini bukan hanya kewajiban moral, namun juga menyangkut kebutuhan politik.

(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di sini

 

 

Editor: Danang Risdinato
Video Production: Dandi Bahtiar
Sumber: Sumber Lain

Tags
   #Israel   #Prancis   #Yahudi   #Presiden Macron

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved