Senin, 13 April 2026

Terkini Nasional

HARAPAN Pekerja Tambang, Minta Dedi Mulyadi Carikan Pekerjaan Alternatif

Sabtu, 31 Mei 2025 18:01 WIB
Tribun Jabar

TRIBUN-VIDEO.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat menutup sementara aktivitas penambangan batu di Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon.

Penutupan itu berkaitan longsor yang mengakibatkan 14 korban meninggal dunia pada Jumat (30/5/2025), dan 11 korban lainnya hingga kini diduga masih tertimbun material longsor di Gunung Kuda.

Yaman (32), warga Desa Cikeduk, Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon, mengatakan, hanya bisa pasrah saat mengetahui rencana Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menutup tambang Gunung Kuda.

Pasalnya, ia sehari-hari bekerja sebagai kuli yang memuat batu ke truk untuk diangkut dari Gunung Kuda, dan mengaku tak bisa berbuat banyak saat mendapat kabar mengenai penutupan itu.

"Saya cuma bisa pasrah, mau bagaimana lagi, terserah orang besar saja, kan, saya mah orang kecil, jadi menurut saja meski terancam kehilangan pekerjaan," kata Yaman saat ditemui di Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Sabtu (31/5/2025).

Yaman juga merupakan saksi hidup peristiwa maut yang memakan banyak korban tersebut, karena berada di lokasi saat kejadian bersama mertuanya yang hingga kini diduga masih tertimbun longsoran.

Saat itu, ia dan mertuanya beserta puluhan orang lainnya tengah bekerja memuat batu yang ditambang dari Gunung Kuda ke truk kemudian diantar menuju pemesannya

Baca: Imbas Tragedi Longsor hingga Tewaskan 14 Orang! Pemilik Tambang di Gunung Kuda Diamankan

Namun, pihaknya berharap, KDM dan Pemprov Jabar mencarikan alternatif lapangan pekerjaan lain baginya ketika penambangan batu di Gunung Kuda ditutup secara permanen.

"Saya siap pindah kerja, kalau Pak KDM memberikan alternatif pekerjaan lain ketika tambangnya ditutup permanen, karena saya juga enggak tahu kerja apa kalau enggak jadi kuli di sini," ujar Yaman.

Sementara Udin, kerabat Ikad Budiarso yang merupakan salah seorang korban meninggal dunia dalam kejadian longsor Gunung Kuda, mengaku, masih menunggu pertanggungjawaban pihak terkait.

Sebab, menurut dia, truk yang digunakan Ikad saat kejadian merupakan miliknya, dan kini kondisinya ringsek parah hampir tidak berbentuk lagi, bahkan keempat rodanya pun terlepas.

Karenanya, dalam peristiwa longsor di Gunung Kuda itu, Udin tidak hanya kehilangan kerabatnya, tetapi turut kehilangan truk yang sehari-hari digunakan untuk menafkahi keluarganya.

"Ini truk digunakan untuk kerja sehari-hari mengangkut aspal maupun batu, dan sekarang rusak, jadi enggak tahu nantinya kerja apa, mudah-mudahan ada yang bertanggung jawab," kata Udin.

Baca: Situasi Terkini Pencarian Korban Longsor Galian C Gunung Kuda di Cirebon, 14 Orang Ditemukan Tewas

(*)

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Tambang Gunung Kuda Cirebon Ditutup, Pekerja Berharap KDM Turut Carikan Alternatif Pekerjaan Lain

Editor: Erwin Joko Prasetyo
Video Production: ahmadshalsamalkhaponda
Sumber: Tribun Jabar

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved