Sabtu, 11 April 2026

Terkini Nasional

Budi Arie Irit Bicara seusai Dituntut PDIP Minta Maaf soal Dugaan Framing Kasus Judol, Ketakutan?

Rabu, 28 Mei 2025 20:25 WIB
Kompas.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM — Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi enggan berkomentar lebih jauh perihal permintaan maaf yang diminta PDI-P menyusul rekaman diduga pernyataannya soal PDI-P dan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Polkam) Budi Gunawan menjadi pihak yang mem-framing keterlibatan Budi dalam kasus judi online (judol).

Saat ditanya perihal itu, Budi Arie mengalihkan pertanyaan.

Adapun permintaan maaf itu diminta oleh Wakil Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Sadarestuwati dalam rapat kerja bersama Komisi VI DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/5/2025).

"Nanti saja itu," kata Budi Arie kepada wartawan usai rapat di Gedung Nusantara I, Kompleks DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, Senin.

Sebelumnya dalam rapat, Sadarestuwati menuntut Budi meminta maaf atas pernyataannya melalui media nasional dan media sosial (medsos).

Permintaan maaf perlu berisi bahwa pernyataan sebelumnya yang mem-framing PDI-P dan Budi Gunawan tidak benar.

"Saya hanya menyampaikan ke Pak Menteri yang tadi sudah kita bicarakan, saya minta Pak Menteri untuk bisa menarik, mencabut pernyataan Pak Menteri dan sekaligus membuat permohonan maaf," beber dia.

Pihaknya meminta Budi menyampaikan permintaan maaf dalam waktu satu hari.

Baca: Diduga Sakit Hati, Ayah Tiri di Pontianak Tega Habisi Nyawa Bocah Berkebutuhan Khusus Usia 9 Tahun

Baca: Job Fair Cikarang Ricuh hingga Peserta Adu Jotos, Dedi Mulyadi Langsung Telepon Bupati Bekasi

"Dan saya minta itu bisa dilakukan 1x24 jam saat ini," tutur dia.

Sebelumnya diberitakan, Menteri Koperasi sekaligus mantan Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Budi Arie Setiadi menyebut adanya partai politik yang diduga menjadi mitra para bandar judi online (judol).

Hal ini disampaikan Budi saat membantah tudingan keterlibatannya dalam kasus suap terkait perlindungan situs-situs judol, saat menjabat sebagai Menteri Kominfo.

Dalam acara "Gaspol!" yang tayang di YouTube Kompas.com pada Kamis (22/5/2025), Budi menyebut tuduhan terhadap dirinya sebagai fitnah dan upaya framing.

"Dulu waktu awal di Kominfo digoda, dan mohon maaf ternyata setelah saya ingat-ingat siapa yang meng-approach saya damai, oh related by mitra judol itu, partai mitra judol. Ya pastilah (masuk parlemen)," ujar Budi.

Tak hanya itu, belum lama ini, sebuah rekaman percakapan yang diduga merupakan suara Budi Arie dan seorang jurnalis beredar di media sosial.

Dalam rekaman suara, Budi Arie menyebut bahwa ada framing dalam kasus judol yang didalangi PDI-P dan Menko Polkam Budi Gunawan.

Nama Budi Arie sebelumnya muncul dalam dakwaan kasus dugaan praktik judi online (judol) di Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Budi Arie Irit Bicara Usai Dituntut PDI-P Minta Maaf soal Dugaan “Framing” Kasus Judol"

#pdiperjuangan #pdip #budiarie #judionline #judionlineslot #puanmaharani #megawati #mega #budigunawan

Editor: winda rahmawati
Video Production: Ignatius Agustha Kurniawan
Sumber: Kompas.com

Tags
   #Judol   #PDIP   #Puan Maharani   #Budi Arie

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved