Nasional
Reaksi Keras Prabowo & Puan DPR Buntut Aksi Ormas Preman, Hercules Ketar-ketit GRIB Dibubarkan?
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Aksi premanisme yang dilakukan oleh organisasi masyarakat (Ormas) GRIB Jaya saat ini tengah menjadi sorotan.
Terbaru soal aksi yang terjadi di Tangerang Selatan, soal perkara dugaan pendudukan lahan milik Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) oleh Grib Jaya.
Persoalan itu mendapat beragam respons dari sejumlah pihak termasuk Ketua DPR RI Puan Maharani.
Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah menindak tegas, organisasi masyarakat (ormas) yang melakukan aksi-aksi premanisme.
Menurutnya, negara tidak boleh kalah dengan premanisme berkedok ormas.
Demikian disampaikan Puan Maharani saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Minggu (25/5).
Desakan Puan ini senada dengan perintah Presiden Prabowo Subianto.
Di mana sebelumnya Presiden Prabowo telah meminta Mendagri Tito Karnavian untuk membubarkan ormas yang meresahkan.
Adapun instruksi Prabowo ini sudah disampaikan Penasihat Khusus Presiden Urusan Pertahanan Nasional Jenderal (Purn) TNI Dudung Abdurachman kepada Ketum Grib Jaya Hercules melalui sambungan telepon.
Baca: LIVE: Reaksi Keras Puan DPR soal Kisruh GRIB Duduki Lahan BMKG: Bubarkan Ormas Berbau Premanisme!
Dalam telewicara tersebut, Dudung menyampaikan kemarahan Prabowo terhadap ormas yang kerap melakukan tindakan yang meresahkan masyarakat.
Bahkan Prabowo menyampaikan bakal membubarkan ormas jika sudah kelewat batas.
Merespons hal tersebut, Hercules mengaku Grib Jaya selalu membantu masyarakat.
Terlebih senantiasa membantu masyarakat jika sedang mengalami bencana.
Secara terpisah aksi GRIB Jaya kuasai lahan BMKG ini juga turut direspons oleh Menteri ATR/BPN Nusron Wahid.
Nusron Wahid mengatakan bahwa tidak ada sengketa lahan di atas tanah yang dipakai Ormas GRIB Jaya untuk meraup pundi-pundi rupiah.
Hal itu diketahui dari data yang didapat Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).
Nusron Wahid memastikan bahwa tanah yang diklaim menjadi tanah sengketa oleh GRIB Jaya bukanlah tanah berkasus.
Tanah itu dipastikan tanah hak pakai atas nama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Sebelumnya, ormas GRIB Jaya mengeklaim bahwa salah satu anggotanya adalah ahli waris yang memiliki hak atas tanah itu.
Pernyataan Ketua Tim Hukum dan Advokasi GRIB Jaya Wilson Colling ini berawal dari laporan BMKG terkait adanya dugaan pemerasan yang dilakukan salah satu Ormas.
Dari penyelidikan Polisi, pihak berwenang menangkap 17 orang yang menyalahgunakan lahan BMKG.
Di mana 11 orang di antaranya merupakan anggota GRIB Jaya.
Mereka terlibat dalam kasus dugaan penyerobotan lahan BMKG yang disewakan kepada pihak lain dengan harga Rp3,5 juta hingga Rp22 juta perbulan.
(Tribun-Video.com)
#bmkg #tangerang #puanmaharani #gribjaya
Reporter: Rima Anggi Pratiwi
Video Production: Januar Imani Ramadhan
Sumber: Tribunnews.com
Tribunnews Update
Prabowo Temui Putin di Moskow Bahas Energi dan Stabilitas Global saat Harga Minyak Meroket
1 hari lalu
Terkini Nasional
Mahfud MD Soroti Fungsi DPR hingga Demokrasi di Era Prabowo: Mulai Melenceng dari Gagasan
2 hari lalu
Terkini Nasional
Momen RI-1 Pidato di Depan Uang Rp11,4 Triliun, Hasil Sitaan Satgas PKH Sikat Mafia Hutan
4 hari lalu
Terkini Nasional
Momen Pria Terobos Pengamanan & Adang Mobil Prabowo di Magelang demi Serahkan Berkas Aduan ke RI 1
4 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.