Tribunnews Update
Banyak Desakan Menteri Problematik Dicopot, Ini Kata Istana soal Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegakan bahwa sejauh ini belum ada pembahasan mengenai reshuffle kabinet Merah Putih.
"Alhamdulillah, sampai hari ini belum ada pembahasan mengenai reshuffle. Belum ada," kata Prasetyo saat ditanya wartawan soal isu reshuffle di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (23/5/2025).
Baca: Rocky Gerung Desak RI 1 Lakukan Reshuffle Kabinet Merah Putih, Begini Respons Prabowo
Meskipun demikian, Prasetyo Hadi menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto rutin melakukan evaluasi kinerja dan pembantunya.
Ia menyebutkan, ada beberapa prestasi yang disorot Prabowo, di antaranya pencapaian soal produksi pangan hingga bidang energi.
Baca: Respons Presiden Prabowo seusai Didesak Rocky Gerung Lumpuhkan hingga Reshuffle Kabinet
Di sisi lain, Prabowo kerap mengimbau jajarannya untuk fokus bekerja dan menghindari hal yang berpotensi membuat gaduh. (Tribun-Video.com)
Baca juga berita terkait di sini
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Mensesneg Sebut Belum Ada Rencana "Reshuffle" Kabinet
# TRIBUNNEWS UPDATE # reshuffle # Istana # kabinet # menteri # Prabowo # Gibran
Reporter: Nila
Video Production: Mellinia Pranandari Putri Kristianto
Sumber: Kompas.com
Tribunnews Update
Prabowo Serukan Kedaulatan Pangan, Optimistis RI akan Swasembada Daging dalam 5 Tahun Ke Depan
Minggu, 24 Mei 2026
Tribunnews Update
Trump Klaim Segera Buka Selat Hormuz Jelang Proposal Final, Iran Bongkar Siasat Licik AS
Minggu, 24 Mei 2026
Tribunnews Update
Suara Tembakan Terdengar di Area Kantor Trump, Dinas Rahasia AS Kunci Wilayah Sekitar Gedung Putih
Minggu, 24 Mei 2026
Tribunnews Update
Gibran Serap Aspirasi di Amfoang NTT, Janji Percepat Perbaikan Jembatan Putus yang Isolasi Warga
Minggu, 24 Mei 2026
Tribunnews Update
Gertakan Keras Iran! Hina & Sebut Trump Bodoh Jika AS Berani Serang Teheran Lagi: Awas Menyesal
Minggu, 24 Mei 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.