Terkini Nasional

Momen Jokowi Bertemu Korban Penjarahan, Rajab Kaget Tiba-tiba Diminta Pakai Batik dan Bertemu Jokowi

Senin, 27 Mei 2019 07:36 WIB
TribunWow.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Abdul Rajab (61) mengaku kaget saat tiba-tiba didatangi anggota kepolisian dan diminta bertemu Presiden Joko Widodo.

Bahkan syarat agar Rajab bisa bertemu Jokowi adalah dirinya harus mengenakan pakaian batik.

Dikutip dari Kompas.com, Abdul Rajab (61) adalah pedagang kaki lima di Jalan KH. Wahid Hasyim, Jakarta Pusat yang jadi korban penjarahan massa aksi 22 Mei saat kerusuhan Rabu (22/5/2019) di Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Diceritakan olehnya, ia tiba-tiba didatangi oleh anggota kepolisian saat sedang duduk meratapi nasibnya menjadi korban penjarahan, Jumat (24/5/2019).

"Enggak tahu sama sekali, kaget aja tahu-tahu ada panggilan kemarin. Ada yang nyamperin saya dari Binmas, 'Kamu dipanggil Bapak Presiden, pakaian kau, pakai batik'," kata Rajab Sabtu (25/5/2019).

Lantaran kehilangan semua barangnya, Rajab bahkan sampai harus meminjam baju batik agar bisa bertemu dengan Jokowi.

"Pas kemarin enggak pakai batik. Akhirnya pinjam lah punya teman. Naik mobil patroli, dari sini setengah 3 sore sama Pak Ismail. Sampai istana langsung ketemu Pak Jokowi," ujar Rajab.

Diajak bertemu dengan orang nomor satu di Indonesia, Rajab mengaku banyak ditanya soal kronologi penjarahan tersebut.

"Dia (Jokowi) bilang, 'kenapa bisa kena jarah?' Kami bilang, massa banyak, sudah enggak ketolong. Kami pertahankan juga nanti kami yang jadi korban. 'Kenapa bisa terjadi ya?' Kata dia, yang dijarah orang kecil lagi," tutur Rajab.

Dalam pertemuannya dengan Jokowi, Rajab juga bercerita bahwa dirinya mengalami kerugian sampai Rp50 juta.

Tak ada satupun barang dagangannya yang luput dari aksi massa 22 Mei tersebut.

"Sisir saya aja sampai diambil juga, Pak," ujar Rajab.

Selepas pertemuannya dengan Jokowi, Rajab mengaku mendapatkan modal usaha.

Meski begitu, ia tak menjelaskan berapa nilai bantuan dari Jokowi.

"Presiden bantu berupa uang untuk modal lagi. Tapi nilainya kita belum tahu berapa ya," ujar Rajab.

Sementara itu, pedagang kaki lima lain yang juga bertemu dengan Jokowi adalah Ismail.

Ismail adalah pedagang mie instan yang merupakan korban penjarahan aksi massa 22 Mei lalu.

"Sejak saya jualan tahun 1975 di Jakarta, baru sekarang ketemu Presiden. Sampai nangis, saking senengnya," kata Ismail Jumat (24/5/2019).

Ia juga mengaku sangat senang bertemu Jokowi, apalagi mendapat uang santunan untuk menjadi modal berjualan.

"Dikasih (uang) buat santunan. Belum tahu jumlahnya berapa, belum saya hitung. Masih di sini," katanya dikutip dari Kompas.com.

Ismail sangat ingat, bagaimana tiba-tiba ada sekelompok massa yang mendatanginya di kios tempatnya berjualan.

Massa tersebut berteriak 'bakar' sampai membuatnya lari ketakutan.

Ia juga mengaku tidak ada barang yang bisa diselamatkan kecuali apa yang ada pada dirinya.

"Sebenarnya yang bakar satu, bisa dilawan. Tapi kan temannya di luar banyak. Bisa keroyok," ujar Ismail.

Selain cerita Rajab dan Ismail, momen kunjungan keduanya juga terekam dalam sebuah video yang diunggah oleh channel YouTube resmi Sekretariat Presiden, Jumat (24/5/2019).

Dalam pertemuan tersebut, tampak Jokowi bercengkerama dengan keduanya sambil duduk dan mengobrol santai.

Diketahui sebelumnya, kerusuhan massa 22 Mei terjadi sejak Senin malam (21/5/2019).

Sebelumnya, pada pukul 14.00 WIB Senin (21/5/2019), terdapat massa pendemo namun berhasil dikendalikan kepolisian hingga berakhir damai.

Hanya saja, sekitar pukul 23.00 WIB, tiba-tiba ada massa yang memaksa masuk ke kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Lantaran dihadang oleh pihak kepolisian, mereka kamudian melakukan perlawanan dan aksi yang membrutal.

Aksi massa tersebut kemudian berlanjut sampai Rabu (22/5/2019). (TribunWow / Nila Irdayatun Naziha)

Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul VIDEO: Didatangi Polisi, Rajab Kaget Tiba-tiba Diminta Pakai Batik dan Ketemu Jokowi, Ini Kisahnya

ARTIKEL POPULER:

Baca: H-10 Lebaran Idul Fitri 2019, Pasar Tanah Abang Mulai Ramai

Baca: Tak Terima Istrinya Digoda, Suami Ancam Temannya Gunakan Samurai

Baca: Diduga akan Beraksi, Puluhan Warga Kejar Geng Motor, Menangis ketika Tertangkap dan Minta Ampun

TONTON JUGA:

Editor: Fatikha Rizky Asteria N
Video Production: Purwariyantoro
Sumber: TribunWow.com
Tags
   #Kerusuhan 22 Mei
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved