Terkini Daerah

Polisi Tangkap 12 Tersangka Baru Kerusuhan 22 Mei, Total 257 Tersangka

Kamis, 23 Mei 2019 00:13 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Sebanyak dua belas tersangka baru telah diamankan di Polda Metro Jaya, Rabu (22/5/2019).

Hingga kini, total pelaku kerusuhan 22 Mei sebanyak 257 tersangka telah diringkus.

Hal ini disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, pada konferensi pers Polda Metro Jaya yang diliput Kompas TV, Rabu (22/5/2019) malam.

"Di Bawaslu ada 72 tersangka. Kemudian, di Petamburan ada 156 tersangka. Di Gambir 29 tersangka. Berarti keseluruhannya ada 257 tersangka," ujar Argo.

Argo mengungkapkan, pengangkapan tersebut dilakukan karena para tersangka melawan petugas yang sedang mengamankan lokasi.

Perusuh disebut melakukan pengrusakan demi masuk ke Bawaslu.

Sementara itu, di Petamburan, perusuh membakar mobil dan melakukan penyerangan di asrama.

Di Gambir, penyerangan dan pengrusakan juga dilakukan di asrama.

Berbagai barang bukti pun telah dikumpulkan oleh pihak Polda Metro Jaya.

Di Bawaslu, ada bendera hitam, petasan, dan beberapa ponsel.

Sementara itu, barang bukti berupa clurit, busur panah, dan molotov juga ditemukan di Petamburan.

Amplop bertuliskan nama-nama perseorangan dan berisi uang dua ratus hingga lima ratusan, serta uang lima juta, juga ditemukan di Petamburan.

"Jadi pelaku-pelaku yang kita amankan ini (257 tersangka), ada yang nyuruh. Ada beberapa uang di amplop dan sudah men-setting kegiatan. Ada amplop untuk perorangan, dan lima juta untuk operasional kegiatan tersebut," tutur Argo.

Ketika ditanya darimana uang itu berasal, Argo melanjutkan, para tersangka mengaku uang itu berasal dari seseorang.

Pihak kepolisian masih berupaya menggali informasi siapa yang memberi dana operasional amplop tersebut.

Argo menyebutkan, para tersangka yang disuruh berasal dari luar Jakarta.

Ada yang dari Jawa Barat pergi ke Sunda Kelapa dan bertemu beberapa orang yang diduga menjadi perencana kerusuhan di Petamburan.

"Ini ada barang buktinya, ada rekamannya. Udah disetting untuk melakukan penyernagan ke asrama polisi di Petamburan. Sudah ada buktinya, sudah kita kantongi," ujar Argo.

Selain menyuruh, ada pula provokator yang berada di lokasi.

Provokator-provokator tersebut menggunggah kata-kata di grup Whatsapp yang mengabarkan kondisi terkini lokasi maupun mengajak untuk melakukan penyerangan.

Contoh pesan grup Whatsapp yang disebutkan Argo antara lain :

"Persiapan buat perang, yang lain mana?"

"Perusuh udah sampe tanah abang, sudah bakar-bakaran."

"Gabisa lewat ke TA (Tanah Abang). Mungkin ditutup jalannye."

"Live Kompas, Jokowi di Johar (Johar Baru). Ayo kita serang."

Selain itu, berdasarkan penuturan Argo, barang-barang yang digunakan untuk kerusuhan juga telah dipersiapkan di pinggir jalan.

"Dari perusuh yang kita cari sudah direncanakan, disetting, ada yang membiayai, mempersiapkan barang-barangnya. Di Petamburan kayak batu, busur, sudah tertata di pinggir jalan. Jadi, massa datang sudah siap," tutur Argo.

Argo menyebut para tersangka dijerat Pasal 170 KUHP, Pasal 212, Pasal 214, Pasal 217, dan Pasal 218.

Sementara itu, khusus pembakaran di Petamburan, ditambah Pasal 187.(Tribunnews.com/Citra Agusta Putri Anastasia)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul BERITA TERKINI : Polisi Tangkap 12 Tersangka Baru Kerusuhan 22 Mei, Total 257 Tersangka

ARTIKEL POPULER:

Cara Mengulang Video di YouTube secara Otomatis, Berikut Langkah Mudahnya!

DIARY CLOUDRUN: Awal Puasa Ramadan Tanpa Orangtua, Teringat Kenakalan Remaja, dan Permintaan Maaf

BERKAH RAMADAN - Bulan Ramadan dan Solidaritas Sosial

 

TONTON JUGA:

Editor: Radifan Setiawan
Reporter: Citra Agusta Putri Anastasia
Video Production: Ignatius Agustha Kurniawan
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved