Sabtu, 11 April 2026

Mancanegara

Panglima Israel Membangkang, Tolak Perintah Netanyahu Serang Gaza: Dilema Sandera Hilang

Selasa, 6 Mei 2025 15:25 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Panglima militer Israel, Eyal Zamir memperingatkan menolak perintah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyerang Gaza lebih luas.

Eyal Zamir mengaku dilema atas tujuan utama perang yakni melenyapkan Hamas dan membebaskan para sandera.

Zamir memperingatkan Netanyahu dan beberapa menteri Kabinet bahwa perluasan serangan darat di Gaza dapat mengakibatkan hilangnya sandera Israel yang ditahan kelompok Palestina Hamas.

Makalah tersebut mencatat perbedaan pendapat yang jelas antara kepemimpinan politik dan militer Israel mengenai prioritas perang.

Menanggapi pernyataan yang beredar, keluarga sandera yang ditawan di Gaza mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa "tidak akan ada kemenangan Israel tanpa membawa kembali semua sandera.

Baca: Buron 8 Tahun sampai Ganti Nama seusai Korupsi Rp 2 Miliar, Eks Teller Bank Bandar Lampung Ditangkap

 "Kehilangan mereka akan menjadi kekalahan nasional," ungkap keluarga sandera.

Peringatan Zamir muncul saat tentara Israel mulai mengeluarkan perintah panggilan kepada puluhan ribu tentara cadangan menjelang perluasan serangan darat.

Pada hari Jumat (2/5/2025), selama konsultasi keamanan yang melibatkan Zamir, Menteri Pertahanan Israel Katz dan pejabat lainnya, Netanyahu menyetujui mobilisasi tentara cadangan untuk memperluas operasi darat.

(Tribun-Video.com/ Middleeasteye.net)

Artikel ini telah tayang dengan judul, Israel to 'occupy Gaza' as cabinet approves expanded war


#israel #netanyahu #gaza #palestine

Editor: Restu Riyawan
Reporter: Yustina Kartika Gati
Video Production: Abdul Salim Maula Safari Thoyyib
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Israel   #Netanyahu   #Gaza

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved