Terkini Nasional

Sikapi Aksi 22 Mei, Luhut Minta Masyarakat Tak Perlu Khawatir

Selasa, 21 Mei 2019 10:49 WIB
Tribunnews.com

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUN-VIDEO.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengimbau masyarakat untuk tidak khawatir terkait aksi 22 Mei nanti.

Luhut mengatakan, pemerintah menjamin stabilitas dan keamanan pada saat Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan hasil Pilpres 2019 nanti.

"Saya enggak melihat ada hal yang terlalu dikhawatirkan. Ya kayak kita naik pesawat terbang pasti di jalan ada terguncang dan saya kira turbulance itu, dengan pesawat yang begitu canggih seperti sekarang tidak masalah," ucap Luhut ditemui di Autopia Resto, kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (20/5/2019).

Luhut mengatakan, pemerintah tetap menghormati aksi yang dilakukan kubu 02 jika dilakukan dengan tetap menghormati peraturan perundang-undangan yang ada.

Kendati demikian, dia mengimbau agar kubu pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno lebih baik melaporkan dugaan kecurangan kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Luhut menambahkan, biarkan Bawaslu yang secara profesional akan memeriksa kesalahan tersebut.

Ia menuturkan, terlebih bahwa Bawaslu merupakan kesepakatan yang dibuat bersama dan disahkan oleh DPR.

"Nah itu aja logikanya. Apakah kita bikin salah? bisa saja kita bikin salah, tapi seberapa besar salahnya, biarlah nanti ditentukan oleh Bawaslu," kata Luhut.

Namun, kata Luhut, pemerintah tetap menghormati digelarnya aksi 22 Mei mendatang.

Ia mengatakan, hal itu merupakan hal demokrasi setiap warga.

Ia melanjutkan, hal tersebut tetap memiliki batas gerak tertentu.

Dia mengatakan, aksi yang dilakukan tidak bisa dibiarkan maju terus menerus hingga melanggar undang-undang.

Menurut Luhut, pemerintah dapat mengambil langkah hukum yang terukus jika hak demokrasi itu telah meberobos undang-undang yang berlaku.

"Anda harus berani bertanggung jawab kalau anda melakukan pelanggaran undang-undang, harus belajar menghormati itu, kalau tidak maka apa rule of engagement, kita?" pungkasnya.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan melakukan pengumuman rekapitulasi suara nasional pada 22 Mei nanti.

Bersamaan dengan itu, Badan Pemenangan Nasional (BPN) serta pendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno berencana melakukan aksi massa ke gedung KPU. (*)

ARTIKEL POPULER:

Benarkah Mie Ayam Tugu Lilin Pajang Solo Pakai Pesugihan Pocong? Yuk Mampir ke Warungnya

Cara Mudah Membuat QR Code Lokasi untuk Undangan Pernikahan via Smartphone (Android/iOS)

Beredar Video Terduga Teroris Ancam Lakukan Serangan Bom 22 Mei, Langsung Ditangkap Densus 88

TONTON JUGA:

Editor: fajri digit sholikhawan
Reporter: chaerul umam
Video Production: bagus gema praditiya sukirman
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved