Rabu, 15 April 2026

Nasional

Dedi Mulyadi Beri Sindiran ke Bocah SMA Protes soal Wisuda SMA: Anda Miskin tapi Jangan Sok Kaya

Senin, 28 April 2025 17:10 WIB
Kompas.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Viral video di media sosial saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi debat panas dengan seorang remaja perempuan di Kabupaten Bekasi.

Debat itu bermula lantaran remaja yang duduk di bangku SMA itu tak terima jika ada penghapusan wisuda.

Selain itu, debat di antara keduanya lantaran penggusuran rumah di bantaran kali yang baru-baru ini digencarkan Dedi Mulyadi.

Baca: Sang Ibu Ngadu Tak Punya Uang, tapi Ponsel Aura seusai Debat dengan Dedi Mulyadi Disorot Netizen

Lantas, Gubernur Jabat mengundang bocah SMA itu untuk berdisukusi.

Mulanya, remaja berambut panjang ngotot perlunya kegiatan perpisahan sebagai kenang-kenangan di masa sekolah.

Kemudian, Dedi Mulyadi mempertanyakan keberadaan wisuda di jendang pendidikan yang lebih rendah.

Baca: Dicap Sok Kaya, Aura Remaja yang Tentang Dedi Mulyadi Pernah Jadi Bintang Iklan Aplikasi Pinjol

Dedi pun menjelaskan bahwa wisuda hanya diperuntukan bagi mereka yang menyelesaikan di perguruan tinggi.

Jika wisuda sudah dilakukan di tingkat SD, SMP, SMA maka akan menjadi beban biaya orangtua.

Dalam diskusi itu, Dedi menegaskan bahwa kebijakan tersebut dilakukan untuk kepentingan rakyat Jawa Barat.

Khususnya untuk orangtua yang tengah mengupayakan pendidikan untuk anak-anaknya.

Baca: Remaja Ngotot Minta Perpisahan, Dedi Mulyadi Sindir Prioritas Hidup Lebih Penting dari Gaya Hidup

Namun remaja itu tetap bersikeras bahwa wisuda adalah momen penting perpisahan sebelum mereka lulus.

Ia meminta agar Dedi Mulyadi melihat latar belakangnya yang miskin atau tidak.

Saat ditanya Dedi Mulyadi, remaja itu mengaku berasal dari keluarga miskin.

"Bapak kan bisa lihat dulu latar belakang saya misalnya saya miskin atau enggak, terus mampu bayar atau enggak," kata remaja putri itu.

"Oke kamu miskin enggak," tanya Dedi.

"Iya," jawab remaja.

Dedi pun meminta agar remaja itu tidak usah bergaya sok kaya.

Sebaliknya, jika menyadari berlatar belakang miskin, maka yang terpenting adalah membangun masa depan.

"Kenapa miskin ingin hidup bergaya sekolah harus ada perpisahan. Anda miskin tapi jangan sok kaya. Orang miskin tuh prihatin membangun masa depan seluruh pengeluaran ditekan digunakan untuk yang positif," kata Dedi. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dedi Mulyadi Berdebat dengan Remaja Soal Larangan Wisuda dan Penggusuran di Bantaran"

Editor: Rekarinta Vintoko
Video Production: Arie Setyaga Handika
Sumber: Kompas.com

Tags
   #Aura Cinta   #Dedi Mulyadi   #viral   #Jawa Barat

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved