Terkini Daerah
Wanita dan Selingkuhan Bunuh Suami dengan Pembunuh Bayaran, Dibayar dengan BPJS Korban dan Dicicil
TRIBUN-VIDEO.COM - Seorang wanita bekerjasama dengan selingkuhannya untuk membunuh sang suami dengan menyewa pembunuh bayaran.
Dikutip dari Tribun Pekanbaru, istri Salman (42), Rifna, menjadi otak dari pembunuhan sadis tersebut dan telah ditangkap dengan dua pelaku lainnya, AW (33) dan HS (33).
Kapolres Bengkalis AKBP Yusup Rahmanto mengatakan pembunuhan tersebut telah direncanakan dengan membayar pembunuh bayaran Rp10 juta.
"RA merencanakan pembunuhan terhadap suaminya, Salman dibantu oleh AW dan HS, dengan bayaran Rp10 juta," kata Yusup Rahmanto, Kamis (15/5/2019).
Untuk mengelabui polisi, Rifna sempat melaporkan tindakan pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan suaminya tewas.
Saat dilakukan pemeriksaan, polisi menemukan beberapa kejanggalan yang mengarah ke Rifna dan mengungkap bahwa dia yang menghabisi suaminya lewat pembunuh bayaran.
Awalnya, Rifna mengaku bahwa sang suami pulang ke rumah setelah bermain kartu dengan temannya pukul 01.30 WIB.
Korban kemudian tidur di dalam kamar, sedangkan Rifna dan anaknya tidur di ruang tengah.
Saat subuh, Rifna kemudian membangunkan suaminya untuk berangkat kerja, tetapi dia melihat suaminya telah meninggal dengan bercak darah di bagian dinding.
"Kondisi kamar berantakan dan saat dicek pada lemari, 2 buah cincin dan kalung emas telah hilang. Selain itu pintu dapur dalam keadaan terbuka," sebut Rifna.
Saat olah TKP, Polsek Mandau menemukan hal janggal di rumah korban.
"Kemudian petugas menemukan bungkusan plastik yang berisikan 3 helai kain lap kotor yang ada bercak darah di tempat pembuangan sampah di belakang rumah korban," kata Yusup.
Rifna kemudian mengakui perbuatannya dan mengaku telah membunuh suaminya dengan memakai jasa pembunuh bayaran.
Dikutip dari Kompas.com, polisi mengamankan beberapa barang bukti dari lokasi yaitu satu pisau dapur. satu batu gilingan cabe, tiga buah kain lap yang terdapat bercak darah, satu buah bantal, dan tiga handphone milik pelaku.
Saat diperiksa, Rifna mengatakan sering mengeluh ke selingkuhannya, Anel, bahwa sering dikasari oleh suami dan minta untuk dicarikan dukun.
"Istri korban ini selingkuh kemudian mengadu kepada selingkuhannya sering diperlakukan kasar oleh suaminya, dan meminta mencarikan dukun untuk menyantet korban," terang Yusuf.
Anel kenalkan Honas yang mengaku sebagai dukun ke Rifna.
"Saat bertemu Honas memberikan remasan jeruk purut yang sudah dimantra. Agar diberikan kepada suaminya agar terkena santet," Yusuf.
Tetapi saran yang diberikan kepada Rifna tidak membawa dampak yang berarti hingga dia meminta Honas untuk membunuh sang suami.
Awalnya Honas menolak, tetapi dia meminta bayaran Rp25 juta namun ditolak oleh Rifna.
Setelah melalui kesepakatan, Rifna hanya bisa membayar Honas Rp10 juta.
"Rifna meminta kurang menjadi sepuluh juta dengan pembayaran secara dicicil bayaran awal 3 juta rupiah. Sisanya akan di bayarkan apabila BPJS kematian suaminya sudah keluar," jelas Yusuf.
Honas pun menyetujui permintaan Rifna dan awalnya dibayar Rp3 juta dari uang penjualan emas yang dilaporkan dicuri saat pembunuhan Salman.
Simak video di atas! (Tribun-Video.com/April)
Artikel ini telah tayang di Tribunpekanbaru.com dengan judul Santet Tak Mempan, Istri di Mandau Riau Sewa Orang Bunuh Suami, Bayaran 10 Juta Baru Dicicil 3 Juta
ARTIKEL POPULER
Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan dari HP Melalui Aplikasi BPJSTKU, Bisa Kapan Pun dan di Mana Pun
Cara Cek Nomor Telkomsel di HP
TONTON JUGA:
Reporter: Aprilia Saraswati
Video Production: Ramadhan Aji Prakoso
Sumber: Tribun Pekanbaru
LIVE UPDATE
Libur Panjang Akhir Pekan, Antrean di Jalur Penyeberangan Roro Pulau Bengkalis Mengular Panjang
Jumat, 3 April 2026
LIVE UPDATE
Teka-teki Kematian Gita Fitri di Talang Sawah, Terungkap Alasan Korban ke Kebun Pepaya Malam Hari
Kamis, 2 April 2026
Terkini Nasional
BAGIAN KAKI Mayat Dalam Freezer di Bekasi, Dibuang Ke Bogor Di Semak-semak
Selasa, 31 Maret 2026
Terkini Nasional
TERKUAK! MOTIF Karyawan Ayam Geprek Dimutilasi hingga Membeku di Freezer, Berawal Rencana Pencurian
Selasa, 31 Maret 2026
LIVE UPDATE
Polisi Rekonstruksi Kematian Gita Fitri di Kepahiang seusai DPR RI Jadwalkan RDP, Ada 14 Adegan
Selasa, 31 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.