KPK Kembali Amankan Sejumlah Mobil Terkait Kasus Tipikor Mantan Bupati HST

Jumat, 17 Mei 2019 14:06 WIB
Banjarmasin Post

TRIBUN-VIDEO.COM - Kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) Abdul Latif masih terus bergulir. Bahkan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penyitaan barang terkait kasus tersebut.

Penyitaan dilakukan personel KPK sejak Rabu (15/05/2019). Barang yang disita berupa sejumlah mobil, di antaranya dari sejumlah ormas penerima bantuan mantan Bupati Abdul Latif.

Seluruhnya dievakuasi dan dititipkan ke Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) Martapura, di kawasan Jalan Pintu Air, Tanjungrema Darat, Kecamatan Martapura. Tengah malam barang-barang tersebut tiba di Rupbasan.

Selain menyita mobil bantuan kepada sejumlah ormas di HST, KPK juga menyita tujuh unit truk molen PT SA. Seluruhnya juga tekah dititipkan di Rupbasan.

Ada lima unit mobil yang disita KPK di HST tersebut. Rinciannya, tiga unit Toyota Innova, saru Toyota Hiace, dan satu unit Daihatsu Sigra.

Penyerahan/penyitaan lima unit mobil dan tujuh unit truk molen itu menambah deretan mobil yang disita KPK dari mantan Bupati HST Abdul Latif. Sebelumnya telah disita sejumlah kendaraan bermotor gres seperti 8 unit mobil mewah, 9 unit ambulan, 3 Toyota Hiace mini bus, dan 2 unit Toyota Cayla.

Kepala Subseksi Administrasi dan Pelayanan Rupbasan Martapura, Deddy Puspito, ketika dikonfirmasi menuturkan evakuasi barang dari KPK sejak Rabu (15/05/2019) pukul 22.00 Wita.

"Jumlahnya 12 unit, terdiri atas lima unit mobil dan tujuh unit truk molen," beber Deddy.

Dikatakannya, dengan adanya tambahan mobil/trik yang dititipkan kembali tersebut, maka sekarang jumlah total mobil yerkait kasus mantan Bupati HST yang dititipkan ke Rupasan Martapura sebanyak 27 unit. "Dulu pada Maret 2018 ada 15 unit yang telah dititipkan di sini," sebut Deddy.(banjarmasinpost.co.id/Idda Royani)

Editor: Novri Eka Putra
Sumber: Banjarmasin Post
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved