Terkini Metropolitan

Penjelasan Staff Kecamatan Ciputat yang Ditinju Atasannya, Wali Kota Airin Kaget

Jumat, 17 Mei 2019 12:57 WIB
TribunJakarta

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUN-VIDEO.COM, CIPUTAT - Surya Malik Perkasa (27) memberikan penjelasan terkait luka lebam di matanya, kepada awak media di rumahnya di bilangan Serua Indah RT 3 RW 9, Serua, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel) Kamis (16/5/2019).

Malik mengaku, bonyok di bagian matanya adalah karena dipukul sesaorang yang tidak lain atasannya sendiri.

Malik adalah honorer, Staff Seksie Pemerintahan, Kecamatan Ciputat, sedangkan atasannya, sang Kepala Seksie bernama Adi Irawan.

Malik menceritakan, saat itu pukul 11.00 WIB, Rabu (16/5/2019). Ia masuk ke ruangannya dan membuang sampah kertas yang ada di mejanya.

Setelah itu ia ke kamar mandi dan kembali ke mejanya.

"Si Kasie Pem ini keluar ngambil tempat sampah yang saya buang sampah itu, dia masukkin tempat sampahnya ke ruangan dia. Enggak lama saya lagi duduk langsung dihajar sama dia," ujar Malik.

Malik bingung tiba-tiba bogem mentag bersarang di mata kanannya. Ia pun bertanya ke atasannya itu.

Namun ia tidak mendapat jawaban yang jelas hanya karena tidak senang dengan dirinya.

"Saya tanya dulu bapak kenapa mukul saya, gua enggak senang sama lu. Enggak senang kenapa, lu enggak sopan, enggak sopan kenapa, itu buang sampah di situ. Urusan sampah kenapa Pak. Kalau lu enggak senang ni pukul lagi gua. Enggak Pak saya enggak mau," ujarnya menceritakan.

Tidak lama mereka menemui Sekretaris Kecamatan dan mereka berdua masing-masing dinasehati.

Setelah itu, Malik diantar Sekcam ke rumah sakit terdekat untuk mendapat perawatan medis.

Setelah ditangani dokter Malik dan Sekcam berbicara soal tindak lanjut pemukulan itu.

"Dia bilang gimana tindak lanjutnya, saya sebenarnya sih enggak mau proses bu, tapi kalau bu Sekcam ngajurin, yasudah, terserah ibu saja mau diproses atau tidaknya," ujarnya.

Akhirnya Malik membuat laporan di Polres Tangsel hari itu juga.

Pria yang sudah bekerja lebih dari lima tahun sebagai staff itu mengaku masih bingung dengan pemukulan oleh atasannya.

Ia mengaku tidak memiliki masalah pribadi dengan Adi yang baru menjadi atasannya sejak lima bulan lalu.

Sementara, Wali Kota Tangsel, Airin Rachmi Diany, kaget mendengar kabar itu. Ia baru tahu kabar pegawainya melakukan kekerasan terhadap bawahannya.

"Masa sih? Oh ya, siapa? Saya baru dengar," ujar Airin yang malah balik bertanya kepada awak media terkait kasus itu, di Serpong, Tangsel, Kamis (16/5/2019).

Awak media pun menunjukkan foto Malik yang bonyok di bagian mata sebelah kanan.

Sambil melepas kaca matanya, airin melihat ke arah foto tersebut.

"Masa sih, kan lagi bulan puasa," ujarnya tidak percaya mengingat pemukulan itu terjadi saat bulan Ramadan yang seharusnya bisa saling menahan amarah.

Airin pun berterima kasih kepada awak media dan mengatakan akan langsung mengecek kejadian itu.

"Coba saya nanti cek ya. Makasih ya, malah saya baru tahu ini," ujarnya. (*)

ARTIKEL POPULER:

Baca: Kivlan Zen Diperiksa soal Pidato People Power Eggi Sudjana

Baca: Penjelasan Kapolres soal Wartawan Gadungan Peras Sekdes Jengkol hingga Rp700 Juta Berkedok Penyidik

Baca: Tiga Tempat Pengelolaan Sampah Berkapasitas 2000 Ton akan Dimiliki KEK Mandalika

TONTON JUGA:

Editor: Tri Hantoro
Video Production: Ignatius Agustha Kurniawan
Sumber: TribunJakarta
Tags
   #Ciputat   #Kasus Pemukulan
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved