Minggu, 31 Agustus 2025

Terkini Nasional

Miris! 2 Oknum TNI Keroyok Warga Sipil hingga Tewas, Pesta Minuman Miras Berujung Jatuhnya Korban

Senin, 21 April 2025 21:34 WIB
Tribun Banten

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.

 

TRIBUN-VIDEO.COM - Dua oknum TNI di Serang, Banten ditangkap usai menganiaya seorang warga sipil bernama Fahrul Abdillah (29) hingga tewas.

Peristiwa penganiayaan tersebut dilakukan di Jalan Veteran, Kota Serang, Banten pada Selasa (15/4/2025).

Korban dikeroyok hingga tewas saat berusaha melerai pertengkaran.

"Betul, ada dua orang oknum anggota TNI yang terlibat," kata Komandan Denpom III/4 Serang, Mayor CPM Dadang Dwi Saputro.

Ia menambahkan, penyidik Denpom saat ini masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap kedua oknum anggota TNI yang berasal dari Korem 064/Maulana Yusuf.

Baca: Danrem Minta Maaf Buntut 2 Oknum TNI AD Keroyok Pemuda hingga Tewas, Pelaku Ternyata Mabuk

Selain memeriksa kedua oknum tersebut, penyidik juga melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang mengetahui peristiwa tersebut.

 "Sampai dengan pagi ini kami sedang melaksanakan pemeriksaan saksi-saksi. Sudah 8 orang saksi yang diperiksa," ujar Dadang.

"Ada tersangka dari pihak warga sipil yang terlibat, dan sudah ditangani oleh Satreskrim Polresta Serang Kota," jelasnya.

Komandan Korem 064/Maulana Yusuf Serang, Brigjen Inf Andrian Susanto membongkar motif dua oknum anggota TNI AD yang terlibat kasus pengeroyokan Fahrul Abdilah (29).

Warga Kampung Sajira Barat, Desa Sajira, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak tersebut tewas dikeroyok dua oknum anggota TNI dan rekan-rekannya yang merupakan warga sipil pada 15 April 2025.

Brigjen Inf Andrian mengatakan, para pelaku pengeroyokan terpengaruh minuman keras atau miras saat melakukan pengeroyokan pada korban.

Baca: Orang Tua Korban Penganiayaan Anggota TNI di Banten Diminta Rp 100 Juta agar Anaknya Ditangani

"Dipengaruhi oleh minuman keras, kita mendalami apakah pelaku ini menggunakan narkoba atau tidak. Sementara ini awalnya dari penggunaan miras," katanya.

Brigjen Inf Andrian menjelaskan, awalnya pada pelaku meminum miras di sebuah perumahan, lalu hendak nongkrong di sekitar Alun-alun Kota Serang.

Rekan pelaku yang merupakan warga sipil terlibat cekcok dengan korban, hingga terjadi perkelahian di Jalan Raya Ahmad Yani, tepatnya di depan kantor Bank Banten.

"Ketika mereka berjalan ke alun-alun ada semacam ejekan-ejekan dari teman anggota TNI, yang memberikan respon pada masyarakat yang lain sehingga terjadi perkelahian di situ," katanya.

Setelah melakukan pengeroyokan di lokasi tersebut, para pelaku berangkat ke tempat hiburan malam (THM).

Namun pulang dari THM mereka berangkat ke kostan 27, Kecamatan Cipocok Jaya untuk menemui temannya.

 

Artikel ini telah tayang di TribunBanten.com dengan judul Motif Dua Oknum TNI AD Ikut Kerok Warga Sipil di Serang hingga Tewas Terungkap, Ternyata Gegara Ini

Editor: Aditya Wisnu Wardana
Video Production: Muhammad Ulung Dzikrillah
Sumber: Tribun Banten

Video TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved