Miniatur Kapal Buatan Supiani Dipesan Pembeli dari Luar Negeri

Kamis, 16 Mei 2019 13:01 WIB
Banjarmasin Post

TRIBUN-VIDEO.COM - Dengan lincah Supiani merakit setiap bagian papan triplek untuk dijadikan kapal. Dengan peralatan sederhana ia menyambung satu bagian dengan bagian lain.

Dengan sedikit bahan, ia sulap menjadi miniatur kapal yang indah dan apik. Meski berbahan tripleks tapi hasil buatannya usai diberi cat semprot langsung berkilau bak terbuat dari besi.

Sudah hampir tiga tahun Supiani warga asal Banjarmasin ini bergelut menjadi pembuat miniatur kapal. Bersama kakaknya pembuatan miniatur kapal bukanlah menjadi mata pencaharian utama Supiani.

"Malam hari baru dikerjakan, jadi kerja sampingan lah, tapi menghasilkan," ujarnya kepada Banjarmasinpost.co.id, Rabu (15/5/2019).

Membuat kapal baginya hobi, namun menghasilkan. Sejak anak-anak ia dan kakaknya senang bermain kapal-kapalan. Kemudian Supian mencoba menjadikan kapal buatannya menjadi salah satu sumber mata pencaharian.

Supiani juga masih ingat kapal pertama yang ia buat dibeli oleh temannya seharga Rp 100 ribu. Setelah ia mulai banyak mendapatkan pesanan kapal Supiani mulai menekuni usahanya itu.

Meski berawal dari coba-coba karena himpitan ekonomi, pria yang masih lajang ini kini sukses menjadi pembuat miniatur kapal. Dengan dipasarkan di Facebook, Supiani tak hanya mendapatkan pesanan dari penjuru Nusantara misalnya Papua, Bandung, dan Samarinda. Ia juga beberapa kali mendapatkan pesanan dari luar negeri khususnya dari Singapura dan Malaysia.

"Ada beberapa kemarin saya kirim ke Singapura, cuma karena biaya ongkos kirimnya mahal jadi pembeli juga kadang mikir buat beli dari Kalimantan," ujarnya.

Satu kali pengiriman miniatur kapal ke luar negeri bisa mencapai Rp 1 juta, sementara harga kapal juga masih sekitar itu.

Satu buah miniatur kapal yang dibuat Supiani dari tripleks, dempul dan lem Korea bisa selesai dalam seminggu.
"Dikerjakannya malam saja soalnya, kalau dikerjakan siang malam cuma empat hari maksimal sudah selesai," ujarnya sambil merakit bahan kapal.

Tak hanya menjual miniatur kapal dengan bodi saja, Supiani juga kerap mendapatkan pesanan kapal yang sudah diberi mesin sehingga dapat melaju di air. Sebelum dikirim kapal bermesin biasanya akan dites terlebih dahulu di kolam di Pelaihari. Dengan itu barang yang dikirim takkan mengecewakan pembeli.

Beragam jenis kapal sudah ia buat, mulai dari kapal tagboat, saplai, pinisi, hingga kopter juga bisa ia buat. Supiani mengaku tak belajar melalui YouTube atau belajar melalui orang, ia hanya berusaha keras untuk belajar sendiri.

Satu buah kapal tanpa mesin bisa ia jual dengan harga mulai dari Rp 550 ribu hingga jutaan. Sementara kapal bermesin dihargai mulai dari sekitar satu juta rupiah hingga enam juta rupiah.(banjarmasinpost.co.id/Milna Sari)

Editor: Novri Eka Putra
Sumber: Banjarmasin Post
Tags
   #Miniatur Kapal   #Banjarmasin   #Pelaihari
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved