Selasa, 28 April 2026

HOT TOPIC

Hamas Tanggapi Proposal Terbaru Israel hingga Amerika Serikat Tarik Mundur Pasukan dari Suriah

Rabu, 16 April 2025 21:51 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Juru bicara Hamas, Jihad Taha menyatakan, pejuangnya siap kembali mencapai gencatan senjata Gaza. 

Hamas menyerahkan jawaban atas proposal Israel, yang mencakup pertukaran sandera ke mediator dalam waktu 48 jam.

Menurut Jihad Taha, hal itu menunjukkan sikap positif Hamas terhadap keinginan para mediator, seperti Mesir, Qatar dan Amerika Serikat untuk menghentikan perang.

Kendati demikian, Taha menyebut, mediator harus memberikan sikap tegas ke Israel.

Pasalnya, Israel selama ini kerap melakukan pelanggaran kesepakatan gencatan senjata.

"Sikap Israel yang menghindari komitmen terhadap proposal yang diajukan oleh para mediator memerlukan intervensi tegas dari komunitas internasional, khususnya pemerintah AS, untuk menekan Israel agar mematuhi apa yang telah disepakati," kata dia dikutip dari Khaberni, Selasa (15/4/2025).

Baca: Rangkuman Hamas-Israel: Turki Perangi AS-Israel, Jet IDF Jatuh ke Pemukiman Sendiri, Tentara Tewas


Menurut Mesir, usulan perjanjian antara Israel dan Hamas meliputi pembebasan tujuh hingga sembilan sandera yang masih hidup.

Sementara itu, rincian tawaran yang diajukan Israel mencakup pembebasan 10 sandera, termasuk tentara Amerika Serikat Idan Alexander.

Perjanjian itu merupakan gencatan senjata sementara selama 45 hari.

Yakni, 10 sandera Israel yang masih hidup dan 16 tawanan yang meninggal akan dibebaskan.

Lantas sebagai imbalan, Israel akan mengizinkan bantuan kemanusiaan masuk ke Gaza, dan membebaskan ratusan tahanan Palestina.

AS mulai menarik pasukannya dari Suriah.

Penarikan pasukan ini dilakukan saat Turki memperkuat militernya di Damaskus.

Kondisi ini membuat Israel khawatir.

Dikutip dari Almayadeen Net, Israel sudah diberi tahu jadwal penarikan pasukan AS dari Suriah.

Pejabat Washington memberi tahu Israel, pasukan AS akan ditarik dalam kurun waktu dua bulan.

Baca: Rangkuman Perang Ke-558: China Tak Takut Perang Lawan AS, Israel Kurangi Pasukan dari Garis Depan


Namun media Israel menyebut keputusan ini tidak lagi mengejutkan.

Pasalnya, penarikan pasukan AS dari Suriah sudah direncanakan sejak Donald Trump dilantik menjadi presiden AS pada Januari 2025 lalu.

Dua pejabat Departemen Pertahanan AS juga sudah menyatakan pada bulan Februari.

Ia mengatakan pasukan AS ditarik dari Suriah dalam kurun waktu antara 30, 60, atau 90 hari.

Hal ini menjadi sebuah langkah yang telah menimbulkan kekhawatiran bagi Israel.

Pasalnya, Israel khawatir kondisi itu membuat ketegangan dengan Turki.

Dengan kata lain, secara terbuka memperluas kendali Turki di Suriah.

Bahkan, Israel khawatir Turki merebut lebih banyak aset militer yang signifikan secara strategis di lapangan.

(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di Almayadeen Net dengan judul AS beritahu Israel tentang tanggal penarikan pasukan dari Suriah: media Israel

https://english.almayadeen.net/news/politics/us-informed--israel-of-troop-withdrawal-date-from-syria--isr

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Hamas Akan Tanggapi Tawaran Gencatan Senjata Terbaru Israel Dalam 48 Jam, IDF Pakai Taktik Bom Sipil, https://www.tribunnews.com/internasional/2025/04/15/hamas-akan-tanggapi-tawaran-gencatan-senjata-terbaru-israel-dalam-48-jam-idf-pakai-taktik-bom-sipil.

Editor: Tim Kreatif Tribun-video.com
Video Production: Muhammad Adnan Hidayat
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Suriah   #Amerika Serikat   #Israel   #Hamas

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved