Terkini Nasional
1.500 Tentara dan Jenderal Israel Membangkang Protes Netanyahu, Minta Perang di Gaza Diakhiri
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kembali diprotes oleh prajuritnya sendiri.
Sebanyak 1.500 lebih tentara Israel menandatangani petisi mengakhiri perang dan pembebasan sandera.
Dari ribuan tentara tersebut terdapat sejumlah jenderal senior yang menjabat sebagai komandan.
Baca: Lebih dari 1.500 Tentara Korps Lapis Baja Israel Menuntut Diakhirinya Perang Gaza, Bebaskan Sandera
Sejumlah jenderal yang ikut menandatangani petisi diakhirinya perang di antaranya adalah mantan panglima militer Ehud Barak dan mantan Kepala Intelijen Militer Amos Malka.
Mereka meminta pemerintah untuk menyelamatkan sandera yang masih berada di Gaza.
Menurut mereka satu-satunya cara untuk menyelamatkan para sandera adalah dengan menghentikan perang.
Baca: Gelombang Protes Militer Israel hingga Jenderal Menguat: Ribuan Tuntut Akhiri Perang Demi Sandera
"Pemerintah sebaiknya melakukan segala hal yang mungkin untuk menjamin pembebasan para sandera, bahkan jika hal itu mengorbankan penghentian pertempuran," tulis para tentara itu dilansir dari Tribunnews pada Selasa (15/4).
Adapun petisi protes Netanyahu itu kian membesar dan didukung oleh tubuh militer Israel sendiri.
Sejak Kamis pekan lalu, sudah ada hampir sepuluh petisi telah dikeluarkan oleh tentara Israel, menuntut diakhirinya perang Gaza. (Tribun-Video.com/Tribunnews.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul 1.500 Tentara dan Jenderal Israel Teken Petisi Desak Akhiri Perang Gaza demi Bebaskan Sandera
Program: Tribunnews Update
Host: Umi Wakhidah
Editor Video: Fegi Sahita
Uploader: bagus gema praditiya sukirman
Reporter: Umi Wakhidah
Video Production: Fegi Sahita
Sumber: Tribunnews.com
TRIBUNNEWS UPDATE
Massa Kepung Kediaman Dubes AS di Yerusalem, Protes Trump Minta Stop Beri Dukungan ke Israel
8 jam lalu
Berita Terkini
Netanyahu Akui Idap Kanker Prostat, Sengaja Sembunyikan Pengobatan Demi Lawan Propaganda Iran
10 jam lalu
Berita Terkini
Pengungsi Beirut Terjebak di Kamp Darurat, Tak Bisa Pulang Akibat Garis Kuning Israel
10 jam lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Pengakuan Pengungsi di Beirut: Kondisinya Makin Parah akibat Garis Kuning Israel Batasi Warga
11 jam lalu
Tribun Video Update
Kemlu RI 'Kutuk' Keras Israel dengan Menyebut Kejahatan Perang, Praka Rico Pramudia Gugur di Lebanon
12 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.