Terkini Daerah

Miskiah Tewas Dibunuh Tiga Anaknya, Polisi Sebut Ada Dua Motif Pembunuhan

Jumat, 10 Mei 2019 19:11 WIB
Tribun Video

TRIBUN-VIDEO.COM - Polres Mataram mengungkap motif pembunuhan Miskiah (53), pengusaha gula yang ditemukan tewas Desa Kekeri, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Jumat (3/5/2019) lalu.

Dikutip dari Antaranews, Kapolres Mataram AKBP Saiful Alam mengatakan, terdapat dua motif dalam kasus pembunuhan Miskiah.

Diketahui bahwa ketiga pelaku adalah IS (20) dan SA (31), anak tiri korban, serta SP (30), anak angkatnya.

"Pelakunya ada tiga orang, dua di antaranya anak tiri korban dan satu lagi masih keluarganya yang sudah dianggap seperti anak korban," kata Kapolres Mataram AKBP Saiful Alam dalam jumpa pers didampingi Kasat Reksrim Mapolres Mataram AKP Joko Tamtomo di Media Center Mapolres Mataram, Kamis.

Polisi menduga motif SA dan IS membunuh ibu tirinya karena prasangka buruk dengan harta kekayaan korban yang semuanya berasal dari bapak pelaku.

Sementara SP yang merupakan anak angkat Miskiah, berniat melakukan aksi jahat tersebut karena sakit hati tidak mendapat bagian uang stimulan pascagempa senilai Rp50 juta.

Polisi menyatakan bahwa pelaku SP yang merupakan anak angkat korban sebagai otak pembunuhan.

"Karena korban ini tidak punya anak, dan SP sudah sejak kecil tinggal sama korban, jadi sudah dianggap seperti anak kandungnya sendiri. Sekolah sampai sarjana ditanggung korban, pas wisudanya saja, korban hadir," ujarnya.

SP ditetapkan menjadi otak pembunuhan karena ialah yang merencanakan dan mengajak kedua pelaku lainya menghabisi nyawa Miskiah.

"Jadi, SP ini ajak SA, dan SA ajak lagi IS. Mereka (SA dan IS) datang dari Lombok Timur dengan berboncengan sepeda motor," ucapnya.

Polisi menungkapkan bahwa yang bertindak sebagai eksekutor adalah SP dan SA, sementara IS berjaga-jaga di luar rumah.

SP dan SA masuk ke rumah korban dan membunuhnya menggunakan balok dan parang saat korban tertidur.

"IS ini menunggu di luar, jadi yang eksekusi itu SP. Memang awalnya dia tidak mengaku, tapi dari bukti-bukti yang kita dapatkan, menguatkan SP sebagai otak pelakunya," tambah Kasat Reskrim Polres Mataram AKP Joko Tamtomo.

Ketiga pelaku telah ditangkap pada Selasa (7/5/2019) lalu dan kini telah ditahan di Polres Mataram untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. (Tribun-Video/Alfin Wahyu Yulianto)

ARTIKEL POPULER:

Baca: Bertengkar Masalah Bayaran, Kakek Bunuh dan Mutilasi PSK setelah Membayarnya

Baca: Trotoar Senayan Terendam, Penumpang MRT Copot dan Tenteng Sepatu

Baca: Saksi Partai Gerindra WO saat Rekapitulasi Suara Tingkat Provinsi DKI Jakarta

TONTON JUGA:

Editor: Tri Hantoro
Reporter: Alfin Wahyu Yulianto
Video Production: Teta Dian Wijayanto
Sumber: Tribun Video
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved