Mancanegara
Junta Myanmar Tega Tembaki Rombongan Truk China Bantuan Xi Jinping saat Misi Bantuan Gempa
TRIBUN-VIDEO.COM - Pasukan militer junta Myanmar menembaki rombongan konvoi kendaraan dari Pemerintah China.
Padahal, konvoi Palang Merah Tiongkok itu membawa bantuan darurat pasca gempa Myanmar, Selasa (1/4/2025).
Penyerangan itu terjadi, saat Myanmar baru saja mengalami gempa dan berada dalam perang saudara.
Serangan itu dialami konvoi sembilan kendaraan yang mengangkut bantuan dari China.
Pasukan militer junta menembak menggunakan senapan mesin berat saat konvoi kendaraan itu melewati Kotapraja Naung Cho.
Baca: WHO: Rumah Sakit Kewalahan Tangani Korban Gempa Myanmar, Jutaan Orang Perlu Layanan Kesehatan
Tepatnya, di Negara Bagian Shan dalam perjalanan menuju Kota Mandalay.
Adapun, lokasi serangan saat itu berada di bawah kendali Tentara Pembebasan Nasional Ta'ang (TNLA), kelompok bersenjata etnis di situ.
Juru bicara junta, Mayor Jenderal Zaw Min Tun mengonfirmasi serangan tersebut.
Namun, ia berdalih bahwa konvoi truk dengan pelat nomor Myanmar itu tidak memiliki izin dari otoritas militer.
Sehingga, junta akan menyelidiki insiden itu terlabih dahulu.
(*)
Artikel ini telah tayang di Intellinews.com dengan judul Myanmar junta fires at Chinese Red Cross convoy during earthquake aid mission
#junta myanmar #bantuan gempa #xi jinping
Video Production: Yogi Putra Anggitatama
Sumber: Sumber Lain
TRIBUNNEWS UPDATE
Trump Mau Buka Selat Hormuz untuk China, Optimis Bakal Dipeluk Xi Jinping saat Kunjungi Beijing
Kamis, 16 April 2026
Konflik Timur Tengah
Frustasi! Sempat Ancam China, Kini Trump Surati Xi Jinping Memohon Tak Kirim Senjata ke Iran
Kamis, 16 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
AS Khawatir! Trump Langsung Kirim Surat ke Xi Jinping, Memohon agar China Tak Kirim Senjata ke Iran
Rabu, 15 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Xi Jinping dan Lavrov Tegaskan Rusia-China Jadi Kekuatan Penstabil di Tengah Gejolak Global
Rabu, 15 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Xi Jinping Usulkan 4 Poin Perdamaian Asia Barat, Tekankan Kedaulatan hingga Hukum Internasional
Selasa, 14 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.