tribunnews update
Wamenaker Murka Tahu Kabar Driver Ojol Cuma Dapat THR Rp 50 Ribu, Segera Panggil Aplikator: Rakus
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer murka mendengar kabar driver ojek online (ojol) dan kurir online hanya dapat bonus hari raya (BHR) sebesar Rp 50.000.
Pria yang kerap disapa Noel itu mengatakan, Kementerian Ketenagakerjaan akan memanggil pengusaha penyedia transportasi online (aplikator) untuk memberikan penjelasan.
Hal itu Noel sampaikan saat ditemui di Jakarta, Selasa (1/4/2025).
Baca: Tabiat Kades Klapanunggal Bogor yang Viral Minta THR, Pernah Sunat Bansos dari Presiden Jokowi
Menurut Noel, pemberian BHR sebesar itu dianggap tidak adil dan terlalu kecil.
Ia menilai aplikator bersikap rakus dengan memberikan jumlah yang tidak sesuai dengan penghasilan driver.
"Aplikator itu rakus, kita akan panggil," kata Noel.
Sebagai informasi, sebelumnya, puluhan pengemudi ojol dan kurir online melaporkan masalah pembayaran BHR yang tidak sesuai dengan ketentuan.
Mereka melapor hanya dapat BHR sebesar Rp 50 ribu ke Posko THR di Kantor Kemenaker Jakarta, Selasa (25/3/2025).
(Tribun-Video.com/Kompas.com)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Wamenaker Bakal Panggil Aplikator yang Hanya Beri BHR Rp 50.000 ke Ojol"
Reporter: Ninaagustina
Video Production: Dharma Aji Yudhaningrat
Sumber: Kompas.com
Viral
Wanita di Pinang Tangerang Ngamuk Ogah Bayar Ojol, Malah Live Ngemis di TikTok
Kamis, 26 Maret 2026
Viral News
GEGER WANITA Disatroni Driver Ojol gegara Tak Bayar Pesananan, Sempat Marah saat Ditagih
Rabu, 25 Maret 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Akan Ajukan Penangguhan Penahanan sesuai Yaqut Jadi Tahanan Rumah
Rabu, 25 Maret 2026
Selebritis
Ayu Ting Ting Bagi-bagi THR Lebaran untuk Warga di Kampung, Nominalnya Bikin Kaget
Rabu, 25 Maret 2026
Live Tribunnews Update
Eks Wamenaker Noel Cemburu Status Yaqut, Keluarga Bakal Ajukan Penangguhan Penahanan ke KPK
Selasa, 24 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.