Mancanegara
PENDERITAAN TIADA AKHIR! Junta Militer Tetap Gempur Myanmar Usai Dilanda Gempa
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Junta militer disebut tetap membombardir kota-kota di Myanmar seusai dilanda gempa.
Terlebih gempa magnitudo 7,7 itu menewaskan setidaknya 2.719 jiwa.
Dikutip dari Reuters, serangan Junta dikecam oleh gerakan perlawanan bersenjata pemerintah militer Myanmar.
Dilaporkan Junta meluncurkan serangan udara ke desa-desa di Myanmar pada Minggu (29/3/2025).
Baca: AKSI HEROIK WNI Selamatkan 60 Korban Kebakaran di Korsel, Warga Kompak Juluki PAHLAWAN
Persatuan Nasional Karen mengatakan Junta terus melakukan serangan udara menargetkan warga sipil.
Bahkan penduduk disebut semakin menderita lantaran baru saja dilanda gempa bumi dahsyat.
Pihaknya mengatakan Junta mengerahkan pasukan untuk menyerang rakyat Myanmar.
Baca: Gempa Myanmar Meningkatkan Korban Jiwa, Junta Tetap Menolak Gencatan Senjata: Khawatir Dimanfaatkan
Sementara itu, juru bicara Junta sendiri tidak memberikan pernyataan terkait serangannya ke sipil.
Tak hanya itu, Junta mengambil langkah kontroversi dengan melarang jurnalis asing meliput daerah-daerah yang terdampak gempa.
Junta menyatakan situasi di Myanmar yang dianggap mencekam sehingga tidak memungkinkan wartawan asing melakukan liputan.
Perlu diketahui, Myanmar terjebak dalam perang saudara dengan berbagai oposisi sejak kudeta tahun 2021.
(*)
Baca artikel lainnya di sini
#Gempa # Myanmar # Junta
Video Production: Yogi Putra Anggitatama
Sumber: Tribun Video
TRIBUNNEWS UPDATE
Korban Gempa Myanmar Berhasil Diselamatkan dari Reruntuhan setelah 5 Hari, Kondisinya Masih Sadar
22 jam lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Junta Militer Disebut Halangi Bantuan untuk Korban Gempa Myanmar seusai Bombardir Warga Sipil
23 jam lalu
Mancanegara
Myanmar Mencekam! Militer Junta Larang Wartawan Asing Liput Berita Gempa, Kini Terisolasi?
23 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.