Jumat, 4 April 2025

Ramadan 2025

Pasar Wadai Banjarmasin: Perpaduan Kuliner, Budaya, dan Semangat Ramadan yang Tak Terpisahkan

Sabtu, 29 Maret 2025 15:28 WIB
Banjarmasin Post

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Aroma kue manis khas Banjar bercampur dengan asap panggangan ikan dan ayam bakar memenuhi udara di sepanjang Siring 0 Kilometer, Banjarmasin, Sabtu (1/3/2025) sore. 

Suasana ramai penuh canda tawa, para pengunjung berjalan dari satu stand ke stand lainnya, mencari takjil favorit mereka di Pasar Wadai yang telah menjadi tradisi tahunan selama bulan Ramadan.

Tahun ini, Pasar Wadai terasa lebih istimewa. Berbeda dari tahun sebelumnya yang terbagi antara penyelenggaraan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan Pemerintah Kota Banjarmasin, kini keduanya berkolaborasi untuk menyajikan satu pasar wadai yang lebih besar, lebih rapi, dan lebih ramai.

“Setiap tahun pasti ke sini, dan tahun ini sangat meriah karena bergabung. Tahun lalu kan terbagi antara pemprov dan kota, tapi sekarang keren banget karena lebih beragam,” ujar Alya, seorang mahasiswa asal Banjarmasin yang datang bersama dua temannya, Bintang dan Gina.

Mereka mengaku antusias berburu takjil dan selalu menantikan hidangan favorit mereka. “Paling ditunggu-tunggu itu selada, karena rasanya khas banget dan nggak bisa didapat di tempat lain,” tambah Alya.

Bagi warga Banjarmasin, Pasar Wadai bukan sekadar tempat berburu makanan berbuka puasa. Ini adalah perayaan budaya, ajang nostalgia, dan kesempatan untuk menikmati kuliner khas Banjar yang mungkin jarang ditemui di hari biasa. Mulai dari bingka, kelepon, amparan tatak, hingga lauk-pauk seperti pepes ikan, mandai goreng, dan udang galah tersedia di sini.

Pengunjung lainnya, Rifka Christie, juga merasa tahun ini Pasar Wadai lebih nyaman untuk dikunjungi.

“Tahun ini lebih rapi dan luas, enak banget buat ‘war takjil’ hahaha,” ujarnya sambil tertawa.

Ia mengaku tak pernah absen datang ke Pasar Wadai setiap tahunnya. “Pokoknya semua makanan dan kuliner khas Banjar pasti ada. Aku paling suka daging kambing, ipau, dan aneka es yang variannya banyak banget,” ungkapnya.

Tak hanya pengunjung yang puas, para pedagang pun merasakan dampak positif dari penyatuan Pasar Wadai tahun ini. 

Ani, salah satu pedagang yang menjual beragam lauk khas Banjar, menyebut pengunjung jauh lebih ramai dibanding tahun lalu.

“Saya jual berbagai macam masakan Banjar, seperti udang galah, pepes ikan, bakaran, saluang, dan lainnya. Harga mulai dari Rp15 ribu sampai Rp35 ribu. Kalau udang galah Rp100 ribu per ekor,” jelasnya.

Ani sudah langganan berdagang di Pasar Wadai setiap tahun dan berharap penyelenggaraannya terus seperti ini. “Lebih meriah karena gabung, sebaiknya tiap tahun digabung saja. Alhamdulillah, tahun ini lapaknya juga dikasih gratis,” tambahnya.

Selain menyajikan beragam kuliner khas Banjar, Pasar Wadai tahun ini juga menghadirkan Warung Murah, yang dikelola oleh PKK Kalsel dan jajarannya. 

Warung ini menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin berbuka dengan harga terjangkau dan direncanakan buka hingga pukul 02.00 WITA.

Gubernur Kalimantan Selatan, Muhiddin, yang meresmikan Pasar Wadai bersama Wali Kota Banjarmasin, M Yamin, berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut.

“Biasanya Pasar Wadai diadakan terpisah, tapi tahun ini kita buat bersama. Kami ingin membangun sinergi dan menghidupkan kembali semangat kebersamaan,” ujar Muhiddin.

Sementara itu, Wali Kota Banjarmasin, M Yamin, menambahkan bahwa Pasar Wadai memiliki dampak positif bagi UMKM dan pertumbuhan ekonomi lokal.

“Pasar Wadai ini bisa menumbuhkan perekonomian UMKM di Kota Banjarmasin. Selain itu, masyarakat bisa menikmati kuliner khas Banjar dengan nyaman,” katanya.

Dengan semaraknya Pasar Wadai tahun ini, masyarakat Banjarmasin bisa menikmati lebih dari sekadar hidangan berbuka. Ini adalah bagian dari identitas budaya Banjar yang terus lestari, menghubungkan generasi lama dan baru melalui cita rasa dan tradisi yang tak tergantikan.

Program: Local Experience 
Editor Video: yohanes anton kurniawan

#ramadan #ngabuburit #ramadan2025 #localexperience #banjarmasin #tradisi

Editor: Sigit Ariyanto
Sumber: Banjarmasin Post

Tags
   #Pasar Wadai   #Banjarmasin   #takjil

Video TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved