Travel

Cerita Warga Jalan Juanda Tentang Makam Habib yang Dikubur Tahun 1200 Masehi

Rabu, 8 Mei 2019 23:00 WIB
TribunJakarta

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUN-VIDEO.COM, GAMBIR - Terdapat sebuah makam tua di area Masjid Al Karomah, Jalan Ir H Juanda II RT 006 RW 04, Kebon Kelapa, Gambir, Jakarta Pusat.

Sekitar makam tersebut dipasang kain berwarna putih dan hijau.

Batu nisan makam ini tersemat nama almarhum Habib Sayid Husin bin Umar bin Ali bin Sjahab.

Yang meninggal pada tahun 1200 Masehi silam.

Menurut warga setempat, Fahri (50), mengatakan makam Habib Sayid Husin sudah ada sejak zaman Belanda.

"Itu makam, dari zaman nenek saya masih hidup sudah ada. Dari zaman Belanda itu," kata Fahri, di samping Masjid Al Karomah, Jalan Ir.H.Juanda II RT 006 RW 04, Kebon Kelapa, Gambir, Jakarta Pusat.

Almarhum Habib Sayid Husin, lanjut Fahri, adalah saudara dari Habib Husein Luar Batang.

"Menurut cerita nenek saya dulu, ini Habib Husin masih ada keturunan sama Habib Husein Luar Batang yang di Jakarta Utara," jelas Fahri sambil duduk.

"Tapi saya kurang tahu ya kepastian ceritanya. Cuma banyak orang yang bilang kayak begitu. Masih ada saudara sama Habib Husein Luar Batang," lanjutnya.

Kata Fahri, beredar cerita bahwa pada zaman Belanda ada seorang pria dari Timur Tengah yang sedang mencari Adiknya.

"Saya pernah dapat cerita, dulu tidak tahun berapa ya, ada orang Timur Tengah yang badannya tinggi sedang mencari Adiknya yang hilang," cerita Fahri.

"Terus, zaman dulu kan kawasan ini dulunya hutan dan masih ada hewan banteng. Terus itu orang Timur Tengah dikejar-kejar sama banteng sampai akhirnya diarahin ke makam Habib Sayid Husin ini," lanjutnya.

"Nah, tidak tahu kenapa itu banteng pas melihat makam Habib Sayid Husin lansung berhenti mengejar itu orang Timur Tengah," sambung Fahri.

Fahri lanjut bercerita, tidak tahunya makam Habib Sayid Husin merupakan sang Adik kandung yang dicari oleh orang Timur Tengah tersebut.

"Nah, ternyata itu makam Habib Sayid Husin tahunya si Adik dari orang Timur Tengah itu," jelasnya.

Namun, Fahri dan warga setempat tidak mengetahui pasti nama dari orang Timur Tengah tersebut.

Makam Habib Sayid Husin tersebut selalu dijaga oleh warga setempat.

Kata Fahri, setiap malam Jumat banyak warga yang datang untuk mengaji dan berdoa di depan makam Habib Sayid Husin.

"Ada juga yang main rebana sambil selawatan itu anak-anak muda," pungkasnya.(*)

ARTIKEL POPULER:

Sop Iga Sapi dan Pecel Legendaris Bu Ugi Tawangmangu, Ada Sejak Zaman Presiden Soekarno

DIARY CLOUDRUN: Master ICheef Indonesia

Benarkah Mie Ayam Tugu Lilin Pajang Solo Pakai Pesugihan Pocong? Yuk Mampir ke Warungnya

Editor: Radifan Setiawan
Video Production: Ignatius Agustha Kurniawan
Sumber: TribunJakarta
Tags
   #Masjid   #Gambir
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved