Jumat, 4 April 2025

Tribunnews Update

Sentilan Dedi Mulyadi seusai 'Jagoan Cikiwul' Diciduk Polisi: Jangan Sok Jagoan Ditangkap Nangis

Sabtu, 22 Maret 2025 12:00 WIB
Tribun Jabar

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menanggapi penangkapan Suhada alias Jagoan Cikiwul oleh pihak kepolisian.

Pasalnya, Suhada diciduk usai videonya meminta THR secara paksa, viral di media sosial.

Lantas, Dedi mengapresiasi langkah cepat Polda Metro Jaya dan Polres Metro Bekasi Kota dalam menangkap pelaku.

Menurutnya, tindakan ini menjadi peringatan bagi siapa pun yang mencoba bergaya preman di Jawa Barat.

Baca: KRONOLOGI Penemuan Mayat Pria 63 Tahun di Kantor Partai Nasdem Blitar, Diduga Sudah 4 Hari Meninggal

"Di wilayah Provinsi Jabar, jangan coba-coba bergaya jadi jagoan kalau ujung-ujungnya saat ditangkap nangis," ujarnya.

Dirinya menegaskan bahwa aksi premanisme tak boleh dibiarkan berkembang di Jawa Barat.

Selain itu, Dedi juga mengajak masyarakat untuk tidak takut melawan aksi kriminal serupa.

"Semangat untuk seluruh rakyat Jawa Barat, jangan pernah takut terhadap aksi preman," tambahnya.

Baca: Dibunuh Teman Ayahnya karena Cinta, Feni Ere Sempat Berjuang dengan Kibuli Pelaku Usai Diperkosa

Bahkan Gubernur Jabar itu menyindir para preman yang terlihat garang justru bakal menangis saat ditangkap.

Menurutnya, preman yang sering bertindak sewenang-wenang justru akan lemah ketika berhadapan dengan hukum.

Kasus ini pun menjadi peringatan keras bagi kelompok lain yang mencoba melakukan aksi serupa.

(Tribun-video.com)

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Komentar Dedi Mulyadi saat Jagoan Cikiwul Ditangkap: Jangan Coba-coba Bergaya Kalau Ujungnya Nangis

    
# Dedi Mulyadi # jagoan Cikiwul #Ditangkap # polisi

Editor: Bintang Nur Rahman
Reporter: Anggraheni WidyaWitari
Video Production: Ni'amu Shoim Assari Alfani
Sumber: Tribun Jabar

Tags
   #Dedi Mulyadi   #jagoan Cikiwul   #Ditangkap   #polisi

Video TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved