TRIBUNNEWS UPDATE
Houthi Akui 16 Anggotanya Tewas seusai Diserang Bertubi-tubi AS, Balas Targetkan Kapal Induk
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Amerika Serikat (AS) masih terus meluncurkan serangan ke Yaman untuk menghancurkan kelompok Houthi.
Pada Rabu (19/3/2025) malam, kelompok tersebut mengumumkan ada 16 anggotanya yang tewas.
Kantor berita SABA yang berafiliasi dengan Houthi tidak merinci soal keadaan, waktu atau lokasi korban diserang.
Baca: 53 Warga Yaman Diserang, Houthi Balas Bombardir Kapal Induk Amerika Dalam 72 Jam!
Namun, laporan terakhir dari media Turki, Anadolu Agency menyebutkan total korban jiwa berjumlah 53 orang, termasuk wanita dan anak-anak.
Sementara lebih dari 100 orang mengalami luka-luka akibat serangan AS.
Houthi pun tak tinggal diam dan menyerang balik kapal induk AS USS Harry S. Truman di Laut Merah.
Baca: Saksikan Ketabahan Iman Warga Palestina, Perawat Amerika Masuk Islam Usai Jadi Relawan Medis di Gaza
Kapal tersebut menjadi lokasi peluncuran jet tempur yang mengangkut bom menuju Yaman.
Namun, hingga saat ini Pentagon masih belum menanggapi klaim soal serangan Houthi.
(Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang di aa.com.tr
Program: Tribunnews Update
Host: Agung Tri Laksono
Editor Video: Valencia Frida
Uploader: bagus gema praditiya sukirman
#israel #gaza #as #yaman #lautmerah #houthi #kapalindukas #kapalinduk
Reporter: Agung Tri Laksono
Video Production: valencia frida varendy
Sumber: Tribunnews.com
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman AS-Iran: Kapal Perang AS Dekati RI, Iran Murka Tembaki 2 Kapal Tanker Mitra AS di Hormuz
Sabtu, 18 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Armada Perang AS Diam-diam Menuju Perairan Dekat Indonesia, Klaim Berburu Kapal Tanker Milik Iran
Sabtu, 18 April 2026
Internasional
AKSI BERANI Pria Lebanon Turunkan dan Lempar Bendera Israel, di Tengah Gencatan Senjata
Sabtu, 18 April 2026
Internasional
IRAN CABUT BLOKADE Selat Hormuz Kini Dibuka Kembali seusai Gencatan Senjata
Sabtu, 18 April 2026
Terkini Nasional
Stok Rudal AS Menipis Akibat Perang Iran, Pemulihan Butuh Bertahun tahun
Sabtu, 18 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.