Terkini Nasional
Pesan Haru Bripka Petrus ke Istri sebelum Gugur dalam Penggerebekan Sabung Ayam di Way Kanan
TRIBUN-VIDEO.COM - Bripka Petrus Apriyanto anggota polisi jajaran Polres Way Kanan sempat memberi pesan kepada istrinya sebelum gugur dalam penggerebekan sabung ayam.
Bripka Petrus yang dikenal keluarganya sebagai sosok pendiam itu saat berbincang dengan istri memberi beberapa pesan haru.
Namun sang istri Milda Dwi Ani tak menyadari jika Bripka Petrus akan pergi untuk selamanya.
Sebab Bripka Petrus sempat berpesan jika istri rindu agar melihat wajah buah hati mereka.
Pesan itu bak firasat jika Milda akan ditinggalkan Bripka Petrus.
Ternyata apa yang ada dalam isi pesan itu menjadi nyata karena Bripka Petrus tidak akan pernah pulang lagi ke rumah.
Baca: 2 Oknum TNI yang Tembak Mati Kapolsek di Lampung Belum Jadi Tersangka, Ternyata Ini Alasannya
Bripka Petrus merupakan satu dari tiga anggota polisi yang gugur dalam baku tembak penggerebekan sabung ayam di Kampung Karang Manik, Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan, Senin (17/3/2025).
Kepergian Bripka Petrus menyisakan duka mendalam bagi keluarganya, terutama sang istri, Milda Dwi Ani.
Sebelum tragedi penembakan, Bripka Petrus sempat mengucap beberapa pesan kepada istrinya, Milda.
Bripka Petrus meminta sang istri untuk merawat anak mereka dengan baik.
Ia juga berucap, jika sang istri rindu padanya agar melihat wajah buah hati mereka.
Milda kini tak dapat lagi bertemu dengan sang suami untuk selama-lamanya.
"Sebelum suami saya terjadi penembakan judi dia menyampaikan sesuatu terhadap saya, meninggalkan kesan-kesan yang sempurna untuk saya dan anak saya."
"Suami saya memberikan pesan terhadap saya rawatlah anak kita, jika kamu ingin bertemu dengan saya, lihatlah raut wajah anak kita," kata Milda, Kamis (20/3/2025).
Baca: Oknum TNI Diduga Tembak 3 Polisi Lampung dari Jarak Sangat Dekat Pakai Senjata Laras Panjang
Diketahui, Bripka Petrus meninggalkan seorang istri, dan satu anak yang masih berusia 6 bulan.
"Dia korban meninggalkan satu anak masih usia 6 bulan," kata sepupu korban, Sarprosah (41), Selasa (18/3/2025)
Diungkap Sarprosah, Bripka Petrus dikenal sebagai pribadi yang pendiam.
Ia mengaku terakhir berkomunikasi dengan korban 5 bulan lalu.
Sebelum tragedi penembakan, Bripka Petrus sempat berencana mudik dan berkumpul bersama keluarga di Palembang, Sumatra Selatan.
"Kemarin sebelum meninggal dunia ada rencana mau mudik dan kumpul bersama keluarga di Palembang," terangnya.
Diketahui, tiga polisi gugur saat melakukan penggerebekan arena judi sabung ayam di Kampung Karang Manik, Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan, Senin.
Tiga polisi itu adalah Kapolsek Negara Batin Polres Way Kanan, Iptu Lusiyanto; Bripda M Ghalib Surya Ganta; dan Bripka Petrus Apriyanto.
Dua oknum TNI diduga bertanggungjawab atas insiden tersebut, yakni Dansubramil Negara Batin, Peltu Lubis dan anggota Subramil Negara Batin, Kopka Basarsyah.
Keduanya kini telah ditahan di Polisi Militer Angkatan Darat (Pomad) Mako Kodim 0427/Way Kanan.
Baca: Peran Oknum TNI Kopka B, Sebar Undangan Sabung Ayam Lewat Medsos untuk Penjudi di Way Kanan Lampung
Polda Lampung telah memeriksa sejumlah saksi dalam peristiwa gugurnya tiga anggota polisi di Way Kanan.
Ketiga polisi tersebut gugur dalam tugas penggerebekan judi sabung ayam di Kampung Karang Manik, Kecamatan Negara Batin, Way Kanan, Senin (17/3/2025).
Seluruh anggota polisi yang gugur mengalami luka tembak, ada yang di dada hingga ada yang di bagian kepala.
Penembakan diduga dilakukan oleh oknum TNI yang mengelola lokasi judi sabung ayam.
Saat ini ada dua oknum TNI diamankan Denpom Lampung.
Terkait keterlibatan oknum TNI, terdapat saksi yang melihat peristiwa penembakan yang membuat tiga anggota polisi gugur.
Menurut Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika, satu dari empat saksi yang melihat adalah orang yang kini ditetapkan sebagai tersangka perjudian.
Tersangka perjudian sabung ayam di Way Kanan tersebut adalah warga sipil berinisial Z.
Z mengaku telah melihat langsung oknum TNI menembak tiga polisi di arena sabung ayam Kampung Karang Manik, Kecamatan Negara Batin, Way Kanan pada Senin (17/3/2025).
Tak hanya itu, empat dari 13 anggota polisi yang melakukan penggerebekan juga melihat oknum melakukan penembakan.
Saksi Z juga melihat dua anggota TNI yakni Peltu Lubis dan Kopka Basarsyah membawa senjata api laras panjang serta senjata yang diselipkan di pinggang.
(*)
Artikel ini telah tayang di TribunLampung.co.id dengan judul Pesan Bripka Petrus ke Istri Sebelum Gugur dalam Penggerebekan Sabung Ayam di Way Kanan
# Lampung # sabung ayam # TNI # penembakan
Video Production: Megan FebryWibowo
Sumber: Tribun Lampung
TRIBUNNEWS ON FOCUS
[FULL] Redam Desakan Pemakzulan Wapres, Pengamat: Gibran Harus Bertemu dan Dekati Purnawirawan TNI
2 hari lalu
Live Update
Aksi Cepat TNI AL Kembangkan Penyelidikan Penyeludupan 83 Pekerja Migran Indonesia dari Malaysia
2 hari lalu
Live Update
Polisi Sita Narkoba Senilai Rp 7 Miliar Lebih, Bandar Gagal Edarkan Barang di Bandar Lamping
2 hari lalu
Tribunnews Update
Momen Titiek Soeharto Gandeng Try Sutrisno Turuni Anak Tangga di Tengah Gejolak Purnawirawan TNI
2 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.