Jumat, 10 April 2026

viral

TEWASKAN JUKIR, Ormas Brigez Sampaikan Permintaan Maaf dan Minta Anggotanya Serahkan Diri

Selasa, 18 Maret 2025 08:24 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.

TRIBUN-VIDEO.COM, BANDUNG - Ormas Brigez meminta maaf terkait dugaan anggotanya yang ikut mengeroyok tukang parkir hingga tewas di Bandung, Jawa Barat.

Pimpinan Brigez Indonesia itu mendesak anggotanya yang menjadi pelaku pengeroyokan juru parkir minimarket bernama Rizal Setiawan (24) agar menyerahkan diri.

Diketahui pelaku yang berjumlah lebih dari satu orang mengeroyok Rizal Setiawan hingga tewas di dalam minimarket di Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Minggu (16/3/2025).

Lalu di akun media sosial Instagramnya, Brigez Indonesia mengaku sangat menyayangkan peristiwa pengeroyokan tersebut.

"Menyikapi kejadian yang terjadi di Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung, kami Dewan Pimpinan Pusat Brigez Indonesia sangat menyayangkan," tulisnya, pada Senin (17/3/2025).

Dikutip dari Tribun Jakarta, Ketua Brigez Indonesia mengatakan pihaknya mengutuk perbuatan oknum anggotanya.

Ia lantas meminta para pelaku agar segera menyerahkan diri.

Baca: Terungkap Pelaku Pengeroyokan Juru Parkir di Bandung, Ternyata Anggota Ormas Brigez Indonesia

"Mengutuk keras atas kejadian yang terjadi di Cimaung. Dimohon pelaku untuk menyerahkan diri kepada pihak kepolisian," tulis Pimpinan Brigez Indonesia.

Pihak Brigez Indonesia juga meminta maaf kepada keluarga Rizal Setiawan.

"Kami atas nama Ormas Brigez Indonesia, sangat menyesali kejadian ini dan menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada keluarga korban," tulisnya.

Setelah peristiwa pengeroyokan tersebut, pihak Brigez Indonesia memutuskan menghentikan sementara kegiatan organisasinya.

"Untuk tidak membuat kegiatan selama waktu yang tidak ditentukan, untuk wilayah Bandung dan sekitarnya," tulis Pimpinan Brigez Indonesia.

Baca: Detik-detik Pria Berpakaian TNI Toyor Juru Parkir Disabilitas, Awalnya Naik Mobil Ugal-ugalan

Warganet geram

Melihat klarifikasi dari Brigez Indonesia, netizen merasa geram.

"Maaf doang??? Tanggung hidup keluarganya selamanya. Emang maaf buat keluarganya kenyang???"

"Maaf doang, anak SD juga bisa. Minimal, bubarkan ormas, tanggung jawab tanggung biaya hidup keluarganya, pelaku masuk bui penjara gak boleh kluar dgn nyogok ya"

"Akun official tapi receh kieu nyieun pernyataan teh"

"Cuma minta maaf? Minimal tanggung jawab biayain keluarga korban, kalau ada anak yang masih sekolah y biayain sekolahnya ampe tamat , btw point no 5 menjaga apa membunuh?"

Kasus pengeroyokan yang berujung hilangnya nyawa ini pun telah ditangani oleh kepolisian.

Brigez Indonesia dikenal sebagai ormas yang berlatar belakang dari para pelajar.

Dikutip dari Kompasiana.com,  Brigez berdiri sejak 1986 di SMA Negeri 7 Bandung.

Pencetusnya bernama Soni Wasita, Teguh Gumilar yang sekarang menjabat sebagai Dewan Pembina DPP BRIGEZ dan rekan-rekan angkatn tahun 1998 SMAN 7 Bandung.

Para anggotanya awalnya sekumpulan pelajar yang hobi mengotak-atik motor.

Dari tongkrongan tersebut, Brigez juga mengikuti kejuaraan balap liar maupun balapan resmi seperti Road Race.

Dengan kegiatan itulah nama Brigez mulai dikenal di Kota Bandung.

Kemudian Brigez menyebar ke wilayah-wilayah sampai lintas provinsi.

Brigez juga mulai menggeliat menggunakan atribut bendera berwarna “Biru – Kuning”.

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Tukang Parkir di Bandung Tewas Dikeroyok, Begini Pernyataan Maaf Ormas Brigez

# juru parkir tewas dianiaya OTK # JUKIR # Ormas Brigez # Permintaan Maaf # tukang parkir # tewas  # Jawa Barat # Bandung # 

Editor: Wening Cahya Mahardika
Video Production: Latif Ghufron Aula
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved