Jumat, 4 April 2025

TRIBUNNEWS UPDATE

Yaman Dibabat AS dan Inggris, Iran Ngamuk Tuduh Trump Fasilitasi Genosida ke Palestina

Senin, 17 Maret 2025 13:09 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Militer Amerika Serikat (AS) dan Inggris meluncurkan serangan terhadap wilayah Yaman.

Serangan ini mendapat reaksi keras dari Iran.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmail Baghaei buka suara.

Tindakan AS dan Inggris dinilai sebagai pelanggaran hukum Internasional dan serangan terhadap kedaulatan Yaman.

Ia lantas mengecam serangan udara tersebut sebagai pelanggaran mencolok terhadap Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Baghaei menuduh AS dan Inggris memfasilitasi genosida terhadap rakyat Palestina.

Baca: Alasan Pemerintah Amerika Serikat Usir Duta Besar Afrika Selatan Ebrahim Rasool dari Negaranya

Baca: Hamas Setuju Bebaskan 5 Sandera Berkewarganegaraan Israel-Amerika, 1 Tentara Zionis dan 4 Jasad

Selain itu, Iran menilai, serangan tersebut sebagai bagian dari strategi Barat yang lebih luas mendukung agresi Israel di Gaza.

"Ini merupakan kelanjutan dari dukungan mereka yang tak tergoyahkan terhadap genosida yang sedang berlangsung terhadap rakyat Palestina dan upaya untuk menekan segala bentuk solidaritas dan advokasi untuk hak-hak sah bangsa Palestina," katanya.

Baghaei mendesak masyarakat internasional untuk mengambil tindakan segera.

Diketahui, serangan AS dan Inggris diluncurkan pada Sabtu (15/3/2025).

Washington menyebut, aksi militer yang diperintahkan oleh Presiden AS Donald Trump itu sebagai respons yang tegas ke Yaman.

(Tribun-Video.com)

Sebagian artikel ini telah tayang di Al-Mayadeen dengan judul Iran mengutuk serangan AS-Inggris terhadap Yaman sebagai pelanggaran hukum internasional

#yaman #inggris #iran #yaman

Editor: Tri Hantoro
Reporter: Tri Suhartini
Video Production: Ni'amu Shoim Assari Alfani
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved